Senin, 17 Mei 2021

Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil Bandar Lakukan Tracing Serta Berikan Himbauan

Jajaran Babinsa Koramil 07/Bandar Kodim 0736/Batang melaksanakan tracing dari warga yang terkonfirmasi positif  covid-19







BATANG -Kplnewsmedia- Babinsa Koramil Koramil 07/Bandar Kodim 0736/Batang Serka Miswardi beserta dua rekan Babinsa   melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Tracing contact terhadap warga wajib dilakukan, guna memutus mata rantai penularan virus corona.

Selama ini, Tim tracing dari Puskesmas bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak penangulangan wabah Covid-19, untuk melacak warga yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.

Disaat melaksanakan tracing terhadap warga binaan yang ada di Desa Wonosegoro, Kecamatan Bandar, pada Senin (17/5/21), Serka Miswardi mengajak dan mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab di puskesmas terdekat. 

Selain itu Serka Miswardi, ''juga memberikan himbauan kepada warganya yang pernah kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi covid-19 supaya melaksanakan isolasi mandiri, selalu memakai masker, menjaga jarak serta harus rajin mencuci tangan, dengan selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit, ditambah dengan minum suplemen vitamin serta selalu mematuhi sesuai anjuran dari pemerintah tentang protokol kesehatan Covid-19._@sarjito.s90

Minggu, 16 Mei 2021

Guna Cegah Timbulnya Klaster Covid -19, Seluruh Tempat Wisata Di Kabupaten Batang Sementara Ditutup

Letkol Arh.  Yan Eka Putra (Dandim 0736/Batang) Dan  AKBP Edwin Louis Sengka (Kapolres Batang) meninjau langsun kegiatan penutupan sementra tempat wisata di kabupaten Batang, guna mengantisipasi munculnya kluster covid-19




 
BATANG -Kplnewsmedia-  Agar tidak terjadi kerumunan dan timbul klaster baru Covid-19 dari kalangan wisatawan domistik maupun luar daerah, seluruh obyek wisata di Kabupaten Batang ditutup. 

Sejumlah Satgas Covid-19 didukung anggota Polres Batang dan Kodim 0736/Batang melakukan penyekatan dan meminta wisatawan untuk memutar balik arah kembali ke rumah serta meminta untuk kembali ke rumah.

“Semua tempat wisata di Batang hari kami tutup, karena diprediksi terjadi lonjakan pengunjung hingga empat kali lipat,” terang Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Dandim 0736/Batang Letkol Arh. Yan Eka Putra, di pintu gerbang Obyek Wisata Pantai Sigandu Kabupaten Batang, Minggu (16/5/21).

Lebih lanjut, dia menerangkan, penutupan ini dilakukan untuk mencegah kerumunan yang dimungkinkan menimbulkan klaster baru. “Ini juga sejalan dengan perintah Kapolda dan Pangdam untuk menutup obyek wisata, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyebaran pandemi,” ungkapnya.

Meski ada pengunjung yang berusaha menerobos, namun para petugas sudah melakukan penyekatan dan meminta mereka untuk pulang ke rumah. “Yang penting kami upayakan pengunjung tidak sampai masuk ke obyek wisata,” tegasnya.

Camat Batang Kota, Siti Ghoniah mengutarakan, pihaknya akan bersikap tegas selama pandemi dengan melakukan penutupan obyek wisata di Batang. “Penutupan ini kami dukung, karena di Kecamatan Batang khususnya masih tinggi angka positif Covid-19,” tuturnya.

Dijelaskannya, beberapa obyek wisata di Kecamatan Batang yang ditutup meliputi Pantai Sigandu, THR Kramat, Batang Dolphin Center, Kolam Renang Karanganyar, Gajah Mada Sport dan Sendang Sari. “Para pengunjung harus putar balik karena untuk sementara seluruh obyek wisata ditutup, agar mengurangi angka positif Covid-19,” imbaunya.

Sementara itu, Manajer Operasional Batang Dolphin Center, Oktavianus Bagus Wijaya Danu mengungkapkan, para pelaku pariwisata merasa sedikit kecewa karena adanya penutupan seluruh obyek wisata. Hal itu karena libur Lebaran pada umumnya dimanfaatkan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah, dengan banyaknya wisatawan.

“Ini disebabkan masyarakat terlalu bersemangat untuk berlibur di luar rumah. Jadi ada kekhawatiran timbulnya klaster baru di pariwisata yang selama ini belum pernah muncul,” paparnya.

Pihaknya telah berupaya mematuhi peraturan Pemkab untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan. Namun setelah ada kebijakan penutupan obyek wisata pun tetap dipatuhi pemilik obyek wisata. “Kami tetap berpikir optimis obyek wisata tetap akan berjalan sebagaimana mestinya d kemudian hari,” harapnya.

Salah satu pengunjung, Ari dari Kajen Pekalongan, mengungkapkan kekecewaannya karena harapannya untuk berwisata di Pantai Sigandu ditutup.
“Aduh mas kenapa ditutup wisatanya, kan sudah jauh-jauh datang nggak jadi. Tapi ya gimana lagi, terpaksa pulang atau kalau ada yang buka ya saya cari biar bisa piknik. _@sarjito.s90


 

Jumat, 14 Mei 2021

Sebagai Upaya Pencegahan Covid Di Tempat Wisata, Danramil Batang, Bagikan Masker Kepada Pengunjung Wisata Pantai Sigandu

Kapnten Inf Bardi (Danramil 10/Batang Kodim 0736/Batang) saat membagikan masket kepad pengunjung wisata  pantai sigandu






BATANG -Kplenwsmedia-   Kapten Inf Bardi (Danramil 10/Batang Kodim 0736/Batang) beserta 3 Anggota melaksanakan kegiatan peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Obyek wisata Pantai Sigandu Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, JawaTengah, Jumat (14/05/21)

Pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di laksanakan di pintu masuk tempat wisata Pantai Sigandu.

Danramil 10/Batang Kapten Inf Bardi mengatakan, tujuannya pembagian masker dan imbauan ini merupakan langkah-langkah dari Koramil dalam mencegah terjadinya kerumunan/keramaian pada saat libur hari raya Idulfitri 1442 H di tempat wisata, sebab hal tersebut sangat beresiko terhadap penularan Covid-19.

''Kami juga menghimbau kepada para pengunjung agar selalu menjaga jarak, memakai masker dan mengutamakan keselamatan saat mandi di pantai", Ujar Kapten Inf Bardi 

Selain itu, Kapten Inf Bardi juga mengingatkan pengelola agar membatasi jumlah pengunjung yang akan memasuki wisata agar tidak terlampau padat dan tidak selalu bersentuhan, tambahnya.

''Kita harapkan, dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. _@sarjito.s90