Jumat, 24 April 2020

Guna Cegah Adanya Potensi Kerumunan,Satgas Covid-19 Batang Gencarkan Patroli



Satgas covid-19 Batang, masih menemukan kerumunan saat operasi



BATANG-Kplnewsmedia- Di saat ramadhan seperti sekarang,  menunggu waktu menjelang berbuka puasa (ngabuburit) sangatlah berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Menyikapi hal tersebut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang melarang ngabuburit bagi masyarakat. 

Hal itu dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona, dengan memberlakukan stay at home dan Physical distancing. 

Ngabuburit berkerumun dilarang, saya sudah koordinasikan dengan Kapolres dan Dandim 0736 Batang untuk intensifkan melakukan patroli sore dan malam hari untuk menjaga tidak ada kerumunan massa," kata Bupati Batang Wihaji, Jumat (24/4/2020).

Menurut Bupati, puasa Ramadhan itu bukan ngabuburitnya, tapi melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan ketaqwaan dan keimananya.

Bagi pedagang takjil dan pembelinya tidak boleh berkerumun, diharapkan ada jarak dan wajib menggunakan masker," tegasnya.



Para remaja yang kedapatan berkerumun nampak panik saat satgas covid-19 menghampiri



Sementara itu AKP Asfauri (Kabag Ops Polres Batang) mengatakan, untuk mencegah penyebaran virus covid-19, personel gabungan masih terus mengintensifkan kegiatan patroli kewilayahan.

Selain itu, petugas juga mensosialisasikan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa dengan stay at home atau dirumah saja, dan physical distancing. 

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun dan tetap menaati kebijakan Physical Distancing yang keluarkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19. _@sarjito.90

Tidak ada komentar:

Posting Komentar