Sabtu, 30 November 2019

TNI POLRI Dan Elemen Masyarakat Meriahkan Kirab Merah Putih


TNI POLRI Bersama Elemen Masyarakat  Meriahkan Kirab Merah Putih




BATANG -Kplnewsmedia.blogspot.com- Jajaran TNI POLRI serte elemen masyarakata  dari Ormas  sambut Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan longmach Kirab Merah Putih, Jumaat 29/11/2019. 

Pada kirab merah putih tersebut 99 Bendera Merah Putih yang dibawakan oleh TNI, Polri, Banser dan Pramuka secara serentak menuju Alun - Alun Kota. 

Suasana Kirab Merah Putih



Kirab mengabil star di Makam Syekh Tholabuddin Desa Masin Kecamatan Warungasem. 

Pasukan Pembawa Merah Putih menumpuh jarak sejauh 6,8 km menuju dan finis di Alun - alun Kota Pekalongan. 

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh; KH.Maulana  Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Hasyin Bin Yahya (Ketua Forum Sufi Internasional), KH. Maulana Zainul Iroqi (Ketua MUI Kab.Batang), H.Achmad Tofik (Ketua PC NU Batang), Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang), Kompol. Hartono (Wakapolres Batang),Muspika Warungasem, Serta elemen masyarakat dari unsur Ormas. 

Kirab merupakan rangkaian kegiatan Kanzus Sholawat pimpinan ulama Karismatik KH. Habib Lutfi Bin Yahya. 

Bupati  Wihaji dalam apel pemberangkatan menyampaikan; Mengapresiasi Kanzus Sholawat yang telah menginisiasi kegiatan Maulid Nabi Muhammad termasuk yang menggelar Kirab Merah Putih. 

Kita jangan lupa sejarah, banyak pahlawan gugur mendahului mengorbankan jiwa raganya bahkan harta bendanya untuk melawan penjajah. 

Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi generasi penerus bangsa untuk bersama sama mengemban amanah perjuangan para pahlawan. Kewajiban kita dimulai yang sederhana yakni cinta merah putih sehingga akan tumbuh cinta kepada NKRI.

Mari kita cintai negeri kita seutuhnya, harga mahal saat ini untuk mewujudkan persatuan dan persatuan jangan mudah terkoyak, terpecah belah karena isu dan berita hoax. 

Ulama Kharismatik Habib Lutfi Bin Yahya dalam kesempatan yang sama menyampaikan ; Kegiatan ini semata - mata untuk menguak kembali sejarah perjuangan para pendahulu kita. 

Generasi muda mampu tidak melestarikan perjuangan, jika para generasi muda mampu menguak sejarah, NKRI akan kokoh. 

Sejarah telah mencatat semangat juang warga Warungasem melawan penjajah Belanda lanjutnya, maka harus diteladani nilai - nilai kejuangannya bagi generasi penerusnya. 

Saya minta kepada Bupati Batang untuk memasukan sejarah perjuangan warga Warungasem kedalam muatan lokal pendidikan dasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar