Rabu, 20 November 2019

TNI Bersama Warga Evakuasi Jenazah Dalam Sumur


Kapten Inf. Sugito (Danramil 01/Subah Kodim 0736/Batang) Saat Memantau Jalannya Evakuasi Jenazah Dalam sumur




BATANG -Kplnewsmedia.blogspot.com-  Anggota TNI dari koramil 01/Subah Kodim 0736/Batang, bersama warga, mengevakuasi Jenazah yang di temukan di dalam sumur, dk. Gardu ds. Siguci kec.pecalungan, selasa 19/11/2019.                 

Saat di konfirmasi anggota Pendim 0736 Batang, Danramil 01/Subah Kapten Inf Sugito membenarkan adanya penemuan mayat dalam sumur. 

Setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari Surati (32),ibu rumah tangga, Ds.siguci Rt.01 Rw.03.Kec. Pecalungan Kab.Batang.(Anak Korban). Kastoli (37), petani Ds.siguci Rt01 Rw.03.Kec. Pecalungan Kab.Batang.(Anak menantu Korban).  Bahwa orang tuanya, ibu Satirah ( 63  ) hilang sejak hari Minggu.

Menindak lanjuti laporan dari warganya, Danramil 01/Subah Kapten Inf Sugito memerintahkan kepada Babinsa nya dan ikut turut serta dalam pencarian ibu Satirah hingga di ketemukan.

 Ini merupakan suatu bentuk tugas kami anggota TNI AD yang tertuang dalam 8 Wajib TNI,  yakni ikut membantu kesulitan rakyat, tutur Danramil.

Menurut informasi yang dihimpun, Pada hari Minggu pukul 08.30 tgl 17 november 2019, ibu Satirah (63) ,ibu rumah tangga alamat rt 01 rw 03 dukuh gardu Desa Siguci Kecamatan Pecalungan ,Kabupaten Batang. Ibu Satirah berpamitan dengan keluarga mau mencari tlotoh ( daun mlinjo )ke hutan sampai malam tidak pulang.

Di kira menginap di tempat saudara yang ada di desa Siwarak setelah Senin pagi mau dijemput keluarga yang di Siwarak namun ternyata di rumah saudara saudara tidak ada yang di singgahi bu Satirah. 

Hingga siang harinya keluarga baru tahu kalau ibu Satirah tidak pulang dan di cari ke mana - mana namun tidak di temukan. 

Pihak keluarga kemudian melaporkan kepada pihak berwajib atas kehilangan ibu Satirah.

Upaya pencarian oleh keluarga dan tim pencari masih di lakukan, pihak keluarga mengindikasikan bahwa ibu Satirah terjebur dalam sumur. 

Setelah di lakukan pencarian akhirnya ibu Satirah di temukan di dalam sumur yang tidak terpakai dengan kedalaman kurang lebih 25 meter. 

Korban di temukan oleh tim pencari pada hari Selasa tanggal 19/11/19 pukul 11.30 wib.

Babinsa bersama warga di bantu tim dari BPBD Batang melakukan proses pengangkatan korban dari sumur. 

Pada pukul 14.05 wib, korban baru bisa terangkat. Setelah terangkat, korban langsung mendapat pemeriksaan luar dari tim medis puskesmas kota. 

Dari identifikasi jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, korban murni jatuh kedalam sumur dengan luka tubuh akibat benturan dinding sumur.

Proses Avakuasi Oleh Petugas Gabungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar