Rabu, 20 November 2019

RSUD Kalisari Batang Di Harapkan Selalu Meningkatkan Pelayanannya


Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) Saat Melaksanan Kunjungan Ke RSUD kalisari Batang


BATANG -Kplnewsmedia.blogspot.com- Sudah menjadi rahasia umum tentunya terkait stigma yang melekat pada pelayananan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  oleh masyarakat , terlebih terkait  pelayanannya apabila  dibanding dengan rumah sakit swasta.

Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) rabu 20/11/19, melaksanakan kunjungn ke RSUD Batang, dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan beberapa hal, diantarnya; RSUD Kalisari Batang diminta merubah stigma ,dan  harus memjawab dengan  fakta pelayanan yang baik, sehingga sama dengan pelayanan rumah sakit swasta dalam pelayananya.

Dalam penilaian masyatakat hanya ad 3 indikator yang bisa dibilang pemerintahan yang berhasil yakni infrastruktur jalan halus, pelayanan kesehatan prima dan pelayanan administrasi kependudukan bisa terlayani dengan cepat, tepat dan efisien. 

Evalusi dan reakreditasi Rumah Sakit harus terus dilakukan  lanjutnya, karena untuk kemajuan dan meningkatkan pelayanan terhadap pasien dan pengunjung rumah sakit untuk merubah stigma. 

Evaluasi dari hal - hal kecil seperti kebersihan, pelayananya baik sesuai standar pelayanan kesehatan yang semuanya harus fakta yang berbicara.

Bahwa saat sekarang masyarakat minta dilayani dengan memanjakan pasien. 

Karena masyarakat tahunya datang ke rumah sakit sembuh. 

Saya minta harus ada fakta masyarakat yang berbicara bahwa di RSUD dilayani dengan baik, cepat dipermudah segala sesuatunya, karena hampir semua pasien RSUD menggunkan BPJS.
 
Bupati juga menyadari kurang dan terbatasnya kamar di RSUD, karena faktnya kebutuhan antara kamar dengan penduduk yakni 1000 banding 1. 

Di Batang pendudukannya 7703 ribu, sehingga secara logis kekurangan rumah sakit, Namun demikian RSUD Jangan pernah menolak pasien. 

Kalau memang penuh harus diberikan penjelasan kepada pasien yang mudah dipahami.
 
dr.Bhekti Mastiadji (Direktur RSUD Kalisari Btang) dalam kesempatan yang sama mengatakan, stigma rumah sakit pemerintah memamg kurang baik dalam pelayanan di banding dengan rumah sakit swasta, ini hampir terjadi di seluruh Indosneia. 

Oleh karena itu, kita berusaha menghilangkan stigma tersebut dengan selalu update reakreditasi rumah sakit yang terus berkelanjutan agar sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.

Rumah sakit dalam pelayanan pun melakukan terobosan untuk kemudahan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan seperti pendaftaran online, e- resep, upadate peralatan medis serta membangun klinik Gayatri yang dikususkan untuk pasien manula dan penyakit tertentu.

Salah satu upaya kita menghilangkan stigma juga dengan menggelar costumer gathering, hal ini untuk mendaptkan masukan dan saran pelayanan RSUD agar menuju pelayanan prima sesuai dengan program nasional dan program Bupati.

Pengecekan Langsung Terkait Pelayanan 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar