Rabu, 20 November 2019

PPID Kab.Batang Mengikuti Uji Publik



Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) Memberikan Paparan Secara Langsung Dalam Uji Publik PPID Kab.Batang




BATANG -Kplnewsmedia.blogspot.com- Bertempat di Universitas  Sultan Agung  Semarang (UNISULA) jajaran  Pejabat Pengelolaan Informasi  Daerah (PPID) Pemkab Batang mengikuti uji Publik, yang di laksanakan  oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, rabu 20/11/19.

Uji publik itu sendiri siikuti oleh  20 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Kabupaten Batang bersaing dengan Kabupaten Karanganyar, Banyumas, Pemalang, Cilacap, Tegal, Temanggung, Demak, Wonogiri, Sukoharjo, Pekalongan, Wonosobo, Klaten, Purbalingga,  Brebes dan Kota Solotiga, Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kota Magelang.
 
Pengelolaan informasi publik merupakan amanat UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang sekarang menjadi kebutuhan masyarakat yang harus direspon cepat melalui informasi teknologi (IT) dengan aplikasinya maupun secara manual.

Suasan Uji Publik PPID Kab.Kota Se-Jateng




Bupati Wihaji dalam kesempatan terasbut menyampaikan bahwa; Pemkab Batang memprioritaskan informasi publik yang dibutuhkan oleh masyarakat yang sifatnya informatif dengan memanfaatkan IT.

Dari pemanfaatan informasi teknologi Kabupaten Batang menjadi satu-satunya Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang meraih predikat baik pada evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2018, oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Dikatakan, penyampaian dihdapan panelis kita menyampaikan fokus pada pengadaan barang dan jasa yang sudah menggunkan Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). 

LPSE di Batang sangat transpran dan tidak ad kongkalikong karena kami komitemen membangun pemerintahan yang baik dan bersih, pihaknya juga lebih menekankan untuk di prioritaskan lebih pada aplikasi pengaduan masyarakat informasi melalui lapor Bupati. 

Lantaran hal itu merupakan bagain pelayanan dalam merespon cepat aduan unruk ditindak lanjuti oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengampu.

Inilah guna keterbukaan publik dan informasi publik, apa yang menjadai kebutuhan kita masyarakat tahu dan ditindaklanjuti.

Dr.Handayani Ningrun (Tim penilai dari Komisi Dalam Negeri) mengatakan, informasi keterbukaan publik bisa dilihat dari komitmen pimpinan tertinggi di daerah. 

Dalam tata kelola informasi publik kami sangat apresiasi Bupati Batang Wihaji, yang sudah kali kedua ini ikut langsung dalam uji publik. 

Penyampaian Bupati Wihaji sudah sama dengan perbuatan dengan komitmen dan konsisiten. Karena keterbukaan informasi adalah kejujuran yang mwtupakan inti dari keterbukaan informasi.

Ia juga mengatakan bahwa kalau kita bekerja sesuai peratiran dan perundang undangan jangan kawatir.

Bupati Wihaji Selepas Pemaparan Uji Publik PPID Kab.Batang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar