Sabtu, 23 November 2019

Dorong Kunjungan Wisata Pemkab Batang Siapkan Eduwisata


Bupati Wihaji Bersama DRD Berkunjung Ke Galangan Kapal Di Wilayak Kec.Batang




BATANG -Kplnewsmedia.blogspot.com- Bupati Wihaji bersama Dewan Riset Daerah (DRD) serta kepala Organisasi Pimpinan Daerah Terkait (OPD) melaksanakan kunjungan ke Industri pembuatan kapal kayu (Galangan Kapal) di daerah karangasem utara kec.batang, sabtu 23/11/2019.
 

Berdasarkan rekomendasi DRD, galangan kapal kayu di Batang bisa dijadikan lokasi edukasi wisata bahari skala internasional. 

M Hariyanto mewakili DRD Batang ,menjelaskan, galangan kapal kayu  Batang masuk tiga besar galangan kapal kayu dunia.

Galangan kapal kayu di Batang ada di Sungai Sambong, hampir 4 kilometer menuju pantau digunakan untuk pembuatan kapal kayu.

Berdasarkan kajian, DRD merekomendasikan galangan kapal kayu menjadi lokasi edukasi wisata bahari.

Nantinya edukasi wisata bahari galangan kapal kayu menjadi satu paket dengan Pantai Sigandu. 

Potensi lainya yaitu perkebunan bunga melati serta musium bahari juga akan dikembangkan.

Bupati  Wihaji saat mendampingi tim dari DRD, menerangkan, Desember mendatang akan dilakukan market test, setelah itu akan kami koordinasikan dengan Dinas Pariwisata, untuk realisasinya kemungkinan tahun depan.

Terkait infrastruktur, guna mendukung realisasi wisata bahari galangan kapal kayu, perbaikan pasti dilakukan, untuk awal perbaikan Jembatan Situri tengah dilakukan, Ke depan juga akan ada museum kapal di kawasan ini.

Tak sampai berhenti di situ, ia bakal mendatangkan juru masak profesional lulusan Harvard University, untuk memberikan ilmu di kawasan wisata bahari Batang.

Kita akan meniru Muara Angke Jakarta restoran baharinya, untuk itu kami akan ajarkan skill memasak untuk warga yang ditaih chef lulusan Harvard, supaya ada tempat makan dengan chef profesional di kawasan wisata bahari Batang.

Sementara, Nur Haji Slamet Urip, satu di antaranya pemilik galangan kapal kayu di Batang , sangat mendukung wacana dibangunnya eduwisata bahari skala internasional. 

Letak geografis Kabupaten Batang di tengah pulau Jawa, dituturkan Mbah Urip, menambah eksistensi produk galangan kapal kayu.

Bahan baku jiga dekat, kami tinggal beli ke Semarang, tenaga kerja kami juga profesional karena berpuluh tahun membuat kapal kayu. Bahkan ada yang empat generasi keluarganya membuat kapal kayu, hal itu menjadi nilai plus untuk galangan kapal kayu di batang.

Dipaparkan Mbah Urip, terdapat 3000 pekerja lebih di galangan kapal kayu Kabupaten Batang.
Tempat saya saja ada 200 an lebih, untuk itu jika wacana eduwisata bahari direlaisasikan pastinya berdampak baik bagi pekerja dan eksistensi galangan kapal kayu di sini.

Kalau Pemkab bisa memasok bahan baku dengan harga terjangkau, pasti galangan di sini semakin berkembang.

Bupati Berdiskusi Dengan Mbah.Urip Selaku Pengusaha Galangan Kapal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar