Jumat, 29 November 2019

Bupati Wihaji Terima Penghargaan Kemenaker RI


Bupati Wihaji Bersama Gubernur Jateng Saat Menerima Penghargaan Dari Kemenaker RI




Jakarta -Kplnewsmedia.blogspot.com-  Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang ) hadir di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta Kamis, 28/11/2019.

Kehadiran Bupati Wihaji atas undangan Kementerian Ketenagakerjaan RI, karena mendapatkan penghargaan dan mendampingi Pimpinan Perusahan mendapatkan Penghargaan Produktivitas Paramakarya tahun 2019. 

Dalam kesempatan tersebit Bupati Wihaji mengatakan, perusahaan di Kabupaten Batang yang bergerak di di bidang garmen yakni PT. Sukorintek dengan produk sarungnya dinilai mampu meningkatkan produktivitas di bidang usahanya selama tiga tahun berturut - turut. 

PT. Sukorintek yang perusahaanya di Kabupaten Batang raih tropi produktivitas Paramakarya 2019, yang dinilai mampu meningkatkan produktifitasnya sebagai perusahaan besar.

Peningkatan produktivitas tak lepas dari kondusifitas keamanan dan kenyamanan wilayah. 

Sehingga mampu meningktkan prosuktivitas dunia usaha baik mikro, kecil, menengah dan perusahaan. 

Dunia usaha, tidak bisa lepas dari iklim kodusifits wilayah yang nyaman dan aman, hal ini diwujudkan adanya sinergitas semua komponen dari Kepolisan, TNI dan masyaraka untuk mendukung itu semua. 

Disamping Pemkab Batang mensupport serta adanya permintaan pasar yang terus mengalami peningkatan. Perushaan juga melaksanakan kewajibanya sesuai dengan perundangan.

Pemkab Batang memiliki program menciptakan 1.000 wirausaha baru lanjutnya, dalam kepemimpinan periode bersama Wakil Bupati Suyono sudah mencapai 70 persen atau 720 wirausaha baru tumbuh di Batang, dan pemberian pendampingan dan bantuan peralatan bidang usaha dan modal melalui kredit lunak. 

Masih ada waktu tiga tahun di kepemimpinan kami, Oleh karenanya kita terus mendorong warga Batang yang belum terjun ke dunia usaha untuk berani menjadi pengusaha dengan dibekali keterampilan yang di latih oleh instruktur yang berkompeten dari BLK ( Balai Latihan Kerja ) dinas ketengakerjaan dan transmigrasi. 

Memasuki era pasar bebas dan Kabupaten Batang sebagai Kota Industri dan Priwisata, tentunya kita tidak hanya sebagai konsumen, tapi jadi produsen. 

Peluang usaha cukup banyak karena investor asing maupun dalam negeri siap berinvestasi di Batang. 

Saya harap warga Batang jangan jadi penonton dan konsumen saja, makanya harus didorong wirausaha baru tidak hanya menciptakan 1.000 tapi sebanyak-banyaknya dengan kuwalitas yang sehat dan peluang usahanya ada.

Sementara, HRD PT. Sukorintek Kabupaten Batang Musthafa Al Muhdhar menjelaskan produksi sarung kami dalam setiap perharinya mampu 4200 kodi. 
Kalau tonse benang 27 ton.

Produk kami kita lebih baayak kita jual dilokalan atau sekitar 96 persen lokal selebihnya internatisonal seperti Timur Tengah dan Asia Tenggara.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah terutama Pemkab Batang selalu melakukan pembinaan yang selalu hadir ketika terkait dengan tenaga kerja dan regulasi.

Piagam penghargaan Produktivitas Paramakarya 2019 diserahkan oleh Wakil Presiden KH. Maruf Amin kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan penyerahan tropi Paramakarya oleh Menteri ketengakerjaan Ida Fauziah kepada HRD PT. Sukorintek Kabupaten Batang Musthafa Al Muhdhar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar