Senin, 07 Oktober 2019

Kabupaten Batang Destinasi Wisata Cagar Budaya


Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) Saat Memberikan SK Benda Cagar Budaya



Batang-Kplnewsmedia-Bagi para traveler yang suka dengan destinasi wisata cagar budaya, rekomendet banget Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah Sebagi Tujuannya. 

Kabupaten Batang memiliki sejarah peradaban yang cukup tua, sehingga banyak peninggalan peradaban yang bisa dijadikan wisata cagar budaya untuk mendukung tahun kunjungan wisata 2022 sebagai Heaven Of asia.
 
Batang memiliki peninggalan peradaban dari Dinasri shailendra, peninggalan tersebut akan kita inventarisir dan kemas dengan wisata," kata Bupati Batang Wihaji usai kegiatan pelestarian cagar budaya dan penghargaan para pelestari budaya, bertempat di Aula Kantor Bupati Batang, senin 7/10/19.

Wisatawan manca negara lebih senang dengan wisata budaya, sejarah dan peradaban lanjutnya, oleh karena itu, kita lebih memprioritaskan Desa Silurah untuk dikemas kenjadau wisata budaya. 

Ada yang menarik dari Desa Silurah dari peninggalan Patung Ganesa dan arca, tidak kalah menariknya kultur masyarakat yang masih nguri - uri tradisi dan buadaya lokal yang menjadi kearifan lokalnya sangat menarik.

Bupati juga menyadari keterbatasan keuangan Pemkab masih banyak benda cagar budaya belum ditempatkan yang layak, hal inilah yang menjadi permasalahan untuk dicarikan jalan solusinya. 

Memang ada permalasahan tentang benda cagar budaya, yakni pembiyayaan dan kewenangannya yang harus dikoordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Balai Pelestarian Cagar Budaya," jelas Wihaji
 
Adapun penemuan candi yang ada Di Cagar Budaya Balai Kambang Kecamatan Gringsing, Bupati terus melakukan kordinasi dan bersinergi agar bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dijadikan wisata budaya peradaban.
 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Achmad Thofik mengatakan, benda cagar budaya di Kabupaten Batang yangvtelah ditemukan sebanyak 30 benda berupa batu, wajan raksas, yoni dan archa namun yang sudah di tetapkan dan di SK kan oleh Bupati sebanyak 20, sementara yang 20 masih dalam proses kajian. 

Dari 20 cagar budaya yang sudah kita SK kan, sudah ada 5 orang audah kita tetapkan sebagai pelestari karena sedikasinya melestarikan benda cagar budaya," kata Achmad Thofik.

Dijelaskan juga bahwa Disdikbud Kebudayaan Kabupaten terus berkordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya dan Diadikbud Provinsi untuk menelusuri benda cagar budaya, seperti penemuan benda cagar budaya yang berada di balai Kambang yang terus kita kaji dan pelajari.
 
Benda cagar budaya yang sudah kita temukan sebagian disimpan di Kantor Disdikbud dan ada yang disimpan oleh orang yang melestarikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar