Rabu, 30 Oktober 2019

Dandim 0736/Batang Hadiri Pembukaan Popda Tingkat Kab.Batang Tahun 2019


Letkol Kav.Henry R.J Napitupulu (Dandim 0736/Batang) Saat Menghadiri Pembukaan Popda TK.Kab.Batang Tahun 2019




Batang -kplnewsmedia.blogspot.co- Letkol. Kav. Henry R.J Napitupulu (Komandan Kodim 0736/Batang) menghadiri Upacara pembukaan Pekan OLahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Batang tahun 2019 , yang bertempat di Lapangan Dracik Kampus Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang Rabu  30/10/2019.

Selain Komandan Kodim acara  juga  dihadiri langsung oleh Bupati Batang H. Wihaji, Wakil Bupati Batang H. Suyono, Wakapolres Batang, Kompol. Hartono. Ketua Pengadilan Negeri  Abdullatif, Kajari yang diwakili Kasidatum  Dista,  para Kepala OPD Kab.Batang, Kadisparpora Batang Wahyu Budi Santoso, Kepala Dinas OLahraga Propinsi Jawa Tengah, Kepala sekolah SMA/MA, SMP/Mts, SD/MI sederajat se kab.Batang.

Pembukaan POPDA kab Batang Tahun 2019 diawali dengan Defile dari kontingen tiap - tiap kecamatan yang melintas di hadapan para tamu undangan dilanjutkan Bupati Batang Wihaji didampingi rombongan FORKOPIMDA memukul gong tanda dibukanya POPDA
dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Batang Ny. Kuslantasih Wihaji melepas balon sebagai tanda di bukanya POPDA.pembukaa juga  dimeriahkan Grup Drumband dari SMK Nusantara Batang( Gita jala Nusantara).

Bupati Wihaji dalam sambutannya  menyampaikan membangun, melahirkan dan mencetak atlit profesional tidak bisa dilakukan secara instan, namun butuh proses dan waktu yang cukup lama.

Mencetak atlet profesional itu tidak gampang dan tidak bisa cepat, kalau kita pengen tempe goreng, hari ini beli digoreng langsung jadi tempe .

Menjadi profesional perlu ada pembinaan sejak dini dengan latihan rutin dan disipilin lanjutnya. tidak hanya itu saja, mengikuti turnamen membemtuk mental bertanding, mental juara serta menjaga pola makan serta pola hidup sehat.

Membutuhkan waktu 10 tahun untuk mencetak atlit profesional yang tentunya didukung dengan sarana dan prsaran.

Ia pun tidak memungkiri sarana prasaran olahraga di Kabupaten Batang belum bisa maksimal, tapi niat dan upaya kita ikhtiarkan ditahun depan mulai dibangun gor Indoor yang nilainya mencapai Rp 19 Miliar.

POPDA bagian dari ikhtiar kita ajang mencari bibit-bibit atlit, yang harapan jangka panjang bisa menjadi profesional.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budisantoso mengatakan POPDA pada tahun ini cabang olahraga yang di pertandingkan ada 16 dan diikuti oleh 4.327 atlet pelajar dari SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA/SMK se Kabupaten Batang dan Official.

Pelepasan Balon Sebagai Simbolis Pembukaan Popda Tingkat Kab.Batang Oleh Bupati Wihaji

Tidak ada komentar:

Posting Komentar