Kamis, 31 Oktober 2019

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Dandim 0736/Batang Tahun 2019 Beelangsung Khidmad Dan Meriah


Letkol. Kav. Henri R.J Napitupulu (Dandim 0736/Batang) Saat Memberikan Arahan Dalam Penutupan TMMD



Batang -Kplnewsmedia.blogspot.com- Letkol Kav.Henry R.J Napitupulu (Komandan Kodim 0736/Batang),  memimpin secara langsing jalannya upacara penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Desa Wonodadi Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis  31/10/19. 

Upacara di awali  laporan oleh Perwira pelaksana TMMD Sengkuyung tahap III yang dibacakan oleh Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Winarno menjelaskan bahwa  Sasaran pokok TMMD kali ini yaitu pengaspalan jalan sepanjag 3 m x 1.400 m dan pembuatan tebing penahan jalan 3 meter serta Sasaran tambahan/over orestasi pengaspalan jalan sepanjang 175 meter.

Forkompimda Batang Dalam Peutupan TMMD



Sementara itu sasaran non fisik antara lain sasaran penyuluhan perlindungan anak,penyuluhan tentang bina keluarga balita,penyuluhan tentang rumah sehat ,penyuluhan tentang pembibitan tanaman keras,penyuluhan budi daya ikan lele,penyuluhan bela negara dan wasbang,dan penyuluhan tentang bahaya narkoba.

Untuk pasukan upacara terdiri dari 1 SSK kodim 0736/Batang,1SSR Posmat Al Batang,1 SST Polres Batang,1 SST Dishub Kab Batang,1 SST Linmas Kab Batang,1 SST Ormas Banser Kab.Batang,1SST perangkat desa wonodadi.

Penutupan program yang mengambil tema, “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat” ini, ditandai dengan pemukulan kentongan dan penandatanganan dan penyerahan notulen TMMD dari Dandim kepada Wakil Bupati Batang Suyono.

Sebagai inspektur Upacara, Dandim membacakan sambutan tertulis Pangdam IV Diponegoro selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TMMD, Mayjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM.

Dikatakannya, makna terkandung dari tema adalah bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), telah mensinergikan program dari masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum dan sosial.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu dari berbagai macam Operasi Bakti TNI untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah pedesaan yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan dan kumuh perkotaan serta terdampak bencana.

TMMD Sengkuyung III merupakan imbangan dari TMMD Reguler 106, yang dilaksanakan serentak se-Indonesia selama 30 hari. Dalam pelaksanaannya, tak hanya sasaran fisik saja yang dikerjakan, namun juga non fisik melalui penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa serta semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal Narkoba, aksi terorisme, paham komunisme, radikalisme dan paham lainnya yang dapat mengancam stabilitas nasional.

Saya selaku PKO TMMD, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan TMMD, baik secara moril maupun materiil.

Apabila dalam pelaksanaan TMMD ini, terdapat tutur kata dan tingkah laku para prajurit saya yang kurang berkenan dihati masyarakat, baik disengaja maupun tidak, saya selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TMMD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.

Selesai upacara Penutupan TMMD dilaksanakan penyerahan bantuan  sembako kepada warga kurang mampu, dilanjutkan meninjau tempat bhakti sosial sunatan masal serta pemberian bantuan air bersih secara simbolis kepada warga.

Pemberian bantuan sosial kepada masyarakata

Hal Unik Dalam Peresmian Jalan Hasil TMMD


Pemotongan Pitas Sebagai Simbolis Peresmian Jalan Hasil TMMD 



Batang -Kplnewsmedia.blogspot.com- Ada hal unik, yang tentunya di luar kebiasaan umumnya,pada peresmian jalan hasil TMMD Sengkuyung Tahap III, pemotongan pitasebagai simbolis peresmian jalan di lakukan oleh salat satu warga desa yang usianya paling tua, padahal umumnya peresmian di lakan oleh pejabat.

Mbah Ruriah (72) warga Desa Wonodadi kec. Bandar menjadi saksi sejarah peresmian jalan desanya hasil dari program TMMD ,Kamis  31/10/2019. 

Dalam kesempatan tersebut Mbah Ruriah setelah mengunting pita peresmian menyampaikan; Ora ngiro yen dikon gunting pita sama Pak Wakil Bupati Suyono. Matur nuwun dalane saiki wis alus," kata Mbah Ruriah yang tidak menyangka ditunjuk Wakil Bupati untuk menggunting pita.
 
Wakil Bupati Batang Suyono bersama Komandan Kodim 0736 Batang Letkol Kav. Henry RJ Napiyupulu, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, memberikan kesempatan kepada Nenek yang Paling tua di desa Wonodadi untuk meresmikan jalan desa hasil pembangunan TMMD sengkuyung tahap III tahun 2019. 

Sebelumnya Wakil Bupati Suyono mengucapkan rasa terimakasihnya kepada TNI Kodim 0736 Batang, Polres Batang dan masyarakat yang telah bersama - sama membangun jalan desa. 

Jalan ini menjadikan warga Desa Sejahtera, karena ukuran sejahtera bukan hanya uang tapi segala sesuatu yang memudahkan kegiatan masyarakat.

Infrastruktur jalan yang dibangun dan diaspal mempermudah masyarakat dalam beraktifitas, maupun akses ekonomi menjadi lancar. Sehingga pembangunan pengaspalan jalan bagian dari kesejahteraan masyarakat. 

Oleh karena itu, mari bersama sama peduli untuk merawat jalannya, kalau ada kerusakan kecil mari kita gotong royong kita tambal. Jadi jalan tersebut bisa dilewati sepanjang masa karena ini merupakan kenangan dari TNI dan Polri untuk masyarakat. 

Wakil Bupati juga meminta masyarakat untuk menjaga guyub rukun mempererat silaturhmi karena itu budaya Bangsa. Jangan mudah di hasut dan diprofokasi oleh paham - paham radikalisme tetap menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat desa. 

Komandan Kodim 0736 Batang letkol Kav. Henry RJ Napitupulu menjelaskan kegiatan TMMD Sengkuyung III tahun anggaran 2019 telah melaksanakan pengaspalan jalan sepanjang 3mx1400m dan pembuatan tebing penahan jalan 3mx5m. 

Tidak hanya membangun fisik tapi kegiatan TMMD juga memberikan penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara penyuluhan tentang hidup bersih dan sehat, penyuluhan tentang rumah sehat. 

Lanjut Letkol Kav Henry RJ Napitupulu untuk membangkitkan semangat wirausaha warga desa, TMMD juga memberikan penyuluhan pembibitan tanaman keras dan penyuluhan budidaya ikan lele.

Penutupan TMMD juga diserahkan pula bantuan sembako kepada warga kurang mampu, bhakti sosial sunatan masal serta pemberian bantuan air bersih. 

Kegiatan TMMD berlangsung selama 30 hari terhitung 2 oktober sampai dengan 31 Oktober 2019, dengan sumber dana dari ABPD Provinsi Jawa Tengah Rp 235 juta, ABPD Kabupaten  Batang Rp 200 juta yang totalnya mencapai Rp 435 juta.

Rabu, 30 Oktober 2019

Bupati Wihaji Membuka Popda Tahun 2019


Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) Secara Simbolis Sembuka Popda Tahun 2019



Batang -Kplnewmedia.blogspot.com - Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) membuka gelaran tahinan pekan olahraga pelajar (Popda) tingkat kabupaten batang, yang bertempat di lapangan dracik kel.Proyonangan selatan kec.batang, rabu 30/102019.

Dalam arahannya Bupati Wihaji menyampaikan ; Mencetak atlet profesional itu tidak gampang dan tidak bisa cepat, kalau kita pengen tempe goreng, hari ini beli digoreng langsung jadi tempe.
Menjadi profesional perlu ada pembinaan sejak dini dengan latihan  rutin dan disipilin lanjutnya. tidak hanya itu saja, mengikuti turnamen membemtuk mental bertanding, mental juara serta menjaga pola makan serta pola hidup sehat. 

Butuhkan waktu 10 tahun untuk mencetak atlit profesional yang tentunya didukung dengan sarana dan prsaran.

Sarana prasaran olah raga di Kabupaten Batang belum bisa maksimal, tapi niat dan upaya kita ikhtiarkan ditahun depan mulai dibangun gor Indoor yang nilainya mencapai Rp 19 Milyar. 

POPDA bagian dari ikhtiar kita ajang mencari bibit-bibit atlit, yang harapan jangka panjang bisa menjadi profesional.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budisantoso mengatakan POPDA pada tahun ini cabang olahraga yang di pertandingkan ada 16 dan diikuti oleh 4.327 atlet pelajar dari SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA/SMK se Kabupaten Batang dan Official. 

Popda rencananya bakal digelar selama lima hari, sedari 30 Oktober hingga 2 November  mendatang.

Penampikan Drumband Dari SMK Nusantara Batang Dalam Pembukaan Popda Tahun 2019

Pemkab Batang Sangat Welcome Dengan Dunia Usaha


Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) Memberi Arahan Dalam Kegiatn BBF 2019




Batang - Kplnewsmedia.blogspot.com- Pemkab Batang, dalam hal ini Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupatan Batang, menggekar acara Batang Bussines Forum (BBF) 2019, sebagai kesempatan pertemuan antar pelaku usaha di wilayah kabupaten batang dengan pemrintah, dalam hal ini Bupati Batang dan kepala organisai pimpinan daerah (OPD) terkait, yang bertempat di Hotel sendangsari batang, rabu 30/10/2019.

Suasana Kegiatan BBF 2019



Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) dalam sambutannya menyampaikan; Rencana menggelarh bazar bisnis untuk menggerakan, meningkatkan ekonomi guna memberikan peluang pengusaha lokal Batang. 
Bazar bisnis memberikan ruang bagi pengusaha lokal untuk besar bersama, ini bukan untuk egosektoral karena hari ini ruang indutri sudah 80 persen yang 20 tidak sampai 1 tahun sudah selesai.

Maka jangan kaget di tahun 2021 ada banyak industri - industri baru berdiri di Kabupaten Batang, lanjutnya. 

Awal bulan sampi pertengahan tahun di 2020 sudah ada yang beropersi. 

Tumbuhnya industri menjadi lompatan pertumbuhan ekonomi, dan Batang pertumbuhanya diatas Provinsi dan Indonesia yakni sebesar 5.72 untuk investasi nomor dua di Jateng. 

Dengan pertumbuhan industri dan ekonomi yang bagus seharusnya ditangkap oleh masyarakat Batang, Pemkab memberikan ruang dan melibatkan pengusaha lokal di bazar bisnis agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri. 

Di tahun 2021 ada sekitar 8000 sampai 10000 tenaga kerja baru di Batang, itu menjadi pangsa pasar untuk membuka bazar bisnis dibidang ritel,  hiburan dan  wisata.

Oleh karena itu, Pemkab sangat sangat welcome dengan pengusaha lokal dengan mempermudah segala perijinan yang penting sesuai aturanya. Untuk wilayah industri Pemkab sediakan sekitar 3500 hektar. 

Berdasarkan data dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal)nilai investasi yang masuk di Batang mencapai Rp 67 triliun.

Sri Purwaningsih,S.H (Kepla DPMPTSP Kab.Batang) Saat Memeberikan Sambuapan Dalam Kegiatan BBF 2019



Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Batang Sri Purwaningsih mengatakan, di tahun 2019 Kabupaten Batang sangat diminati oleh investor yang akan menanamkan modalnya yang meliputi berbagai sektor investasi industri, perumahan, pertanian, peternakan, perdagangan dan pariwisata. 

Bersasarkan data kami sudah tercatat 372 perusahaan yang mendaftar ijin dengan nilai investasi lebih dari Rp 67 triliun. Memang ada beberapa investor mengalami kendala terkait dengan RTRW yang belum di sahkan. 
Ia juga berharap di tahun ini RTRW bisa segara untuk di sahkan, karena sudah banyak investasi besar mangkrak akibat tata ruang yang belum selesai. 

Ada beberap investor yang siap berinvestasi yakni Penanam Modal Asing diantara PT. Batang APPAREL Indonesia, PT Sinar Terang Benderang Indonesia, FIT FOOD INDUSTRI, FIT COAL INDUSTRY dan Penanam Modal Dalam Negeri yaitu PT Rimba Wood, PT Taman Safari  Indoensia dan PT Wanho Investment Indonesia.

Dandim 0736/Batang Hadiri Pembukaan Popda Tingkat Kab.Batang Tahun 2019


Letkol Kav.Henry R.J Napitupulu (Dandim 0736/Batang) Saat Menghadiri Pembukaan Popda TK.Kab.Batang Tahun 2019




Batang -kplnewsmedia.blogspot.co- Letkol. Kav. Henry R.J Napitupulu (Komandan Kodim 0736/Batang) menghadiri Upacara pembukaan Pekan OLahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Kabupaten Batang tahun 2019 , yang bertempat di Lapangan Dracik Kampus Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang Rabu  30/10/2019.

Selain Komandan Kodim acara  juga  dihadiri langsung oleh Bupati Batang H. Wihaji, Wakil Bupati Batang H. Suyono, Wakapolres Batang, Kompol. Hartono. Ketua Pengadilan Negeri  Abdullatif, Kajari yang diwakili Kasidatum  Dista,  para Kepala OPD Kab.Batang, Kadisparpora Batang Wahyu Budi Santoso, Kepala Dinas OLahraga Propinsi Jawa Tengah, Kepala sekolah SMA/MA, SMP/Mts, SD/MI sederajat se kab.Batang.

Pembukaan POPDA kab Batang Tahun 2019 diawali dengan Defile dari kontingen tiap - tiap kecamatan yang melintas di hadapan para tamu undangan dilanjutkan Bupati Batang Wihaji didampingi rombongan FORKOPIMDA memukul gong tanda dibukanya POPDA
dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Batang Ny. Kuslantasih Wihaji melepas balon sebagai tanda di bukanya POPDA.pembukaa juga  dimeriahkan Grup Drumband dari SMK Nusantara Batang( Gita jala Nusantara).

Bupati Wihaji dalam sambutannya  menyampaikan membangun, melahirkan dan mencetak atlit profesional tidak bisa dilakukan secara instan, namun butuh proses dan waktu yang cukup lama.

Mencetak atlet profesional itu tidak gampang dan tidak bisa cepat, kalau kita pengen tempe goreng, hari ini beli digoreng langsung jadi tempe .

Menjadi profesional perlu ada pembinaan sejak dini dengan latihan rutin dan disipilin lanjutnya. tidak hanya itu saja, mengikuti turnamen membemtuk mental bertanding, mental juara serta menjaga pola makan serta pola hidup sehat.

Membutuhkan waktu 10 tahun untuk mencetak atlit profesional yang tentunya didukung dengan sarana dan prsaran.

Ia pun tidak memungkiri sarana prasaran olahraga di Kabupaten Batang belum bisa maksimal, tapi niat dan upaya kita ikhtiarkan ditahun depan mulai dibangun gor Indoor yang nilainya mencapai Rp 19 Miliar.

POPDA bagian dari ikhtiar kita ajang mencari bibit-bibit atlit, yang harapan jangka panjang bisa menjadi profesional.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budisantoso mengatakan POPDA pada tahun ini cabang olahraga yang di pertandingkan ada 16 dan diikuti oleh 4.327 atlet pelajar dari SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA/SMK se Kabupaten Batang dan Official.

Pelepasan Balon Sebagai Simbolis Pembukaan Popda Tingkat Kab.Batang Oleh Bupati Wihaji

Guyub Rukun Dalam Segala Bentuk Pembangunan


Kapten Inf. Amin (Danramil 04/Bawang Kodim 0736/Batang) Saat Menghadiri Musdes DS. Candigugur



Batang -Kplnewsmedia.blogspot.com- Kapten Inf. Amin (Danranil 04/Bawang Kodim 0736/Batang) menghadiri Musyawarah Desa (Musdes)  Perencanaan Pembangunan Desa tahun 2020, Desa Candigugur  Bertempat di Balai Desa Candigugur, Rabu 30/10/19.


Kapten Inf. Amin dalam sambutannya mengatakan, Rencanakan pembangunan Desa Candigugur dengan sebaik-baiknya, baik itu pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. Dahulukan pembangunan menurut skala prioritas yang terpenting, sehingga nantinya betul-betul bermanfaat, tepat guna dan tepat sasaran bagi kemajuan Desa Candigugur serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam Musyawarah Desa kali ini, Kapala Desa Candigugur, Muzamil juga menyampaikan, "Kami Pemerintah Desa Candigugur akan bekerja semaksimal mungkin dalam memajukan pembangunan Desa Candigugur.

Mari kita sama-sama, saling bahu-membahu dan guyup rukun dalam segala bentuk pembangunan yang kita rencanakan.

Susasana Musdes Ds.Candigugur

Selasa, 29 Oktober 2019

Kepedulian Sosial Babinsa


Sertu Wagimin (Babinsa Koramil 12/Tulis Kodim 0736/Batang) Saat Anjangsana Kepada Keluarga Penderita Tumor Tulang



Batang -kplnewsmedia.blogspot.com- Bintara pembina desa (Babinda) koramil 12/Tulis Kodim 0736/Batang, melaksanakan anjangsana kepada keluaraga penderina tumor tulang, bertempat di ds. kebumen kec.tulis kab.batang senin 28/10/2019.          

Kanker/tumor tulang yang menyerang tubuh Maullana Ilham Fahrudin (13) membuat tangan kirinya membengkak sebesar bola sepak. 

Anak yang menginjak usia Remaja kelas V SDN Kebumen ini tidak bisa sekolah selama 3 bulan.

Maulana Ilham merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Teguh Susanto ( 38 ) dan Wiyanti ( 36 ). Keluarga kecil ini tinggal di rumah sederhana di Dukuh Krajan Rt 02 / 01, Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.

Sertu Wagimen (Babinsa Koramil 12/tulis jajaran Kodim 0736/Batang) anjangsana bersilaturrahmi guna memberikan motifasi terhadap warganya yang mengalami cobaan menderita penyakit tumor tulang putra dari Teguh Susanto.

Saat ditemui Babinsa Sertu Wagimen, Maulana Ilham sedang berbaring di kamar tidur di atas kasur tanpa ranjang di temani ayahnya. 

Kasur di dalam kamar tidur ini menjadi tempat tidur Maulana bersama ayah, ibu dan adiknya yang kini berusia 8 tahun. 

Kata dokter, Maulana kena kanker tulang, kata Teguh Susanto saat berbincang dengan Sertu Wagimin di rumahnya.

Kanker tulang membuat tangan kiri Maulana membengkak hingga sebesar bola sepak, tubuhnya berangsur-angsur kurus, menurut Teguh, berat badan Maulan saat ini hanya 35 Kg. Tentu saja bobot itu jauh dari ukuran normal remaja berusia 13 tahun, yaitu 50 Kg.

Benjolan di tangannya kirinya sakit kalau dipegang. Kadang-kadang kalau cairannya keluar, dia kesakitan saat dibersihkan Ibunya.

Gejala Penyakit berawal jatuh dari sepeda pada saat usia 10 th, kemudian di pijet ke tukang urut dan diterapi berangsur-angsur membaik dan sembuh.

Namun pada awal Agustus 2019 penderita mengalami ada benjolan di atas pergelangan tangan kemudian di periksakan ke Puskesmas Tulis, dari puskesmas di berikan Rujukan ke RSUD Batang, di RSUD Batang di laksanakan Rongsen dari Dokter yang menangani penderita di diagnosa Penyakit Tumor tulang, kemudian dari RSUD Batang di berikan Rujukan ke Rumah Sakit Ortopedi Suharso Surakarta. Biaya pengobatannya selama ini hanya mengandalkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) bantuan dari pemerintah. 

Setelah di adakan tindakan dari Dokter yang menangani, jalan yg terbaik pasien di sarankan untuk di Amputasi namun si penderita Maulana belum siap/ belum Iklas apabila di amputasi, namun setelah pasien merasakan sakit yang berkepanjangan secara terus menerus akhirnya pasien mau di amputasi dan rela harus kehilangan bagian tubuhnya dengan bercucuran air mata dan malam itu juga pukul 22.00 wib berangkat ke RS Ortopedi Sukoharjo Surakarta untuk melaksanskan Amputasi dan menggunakan Fasilitas BPJS. 

Sambil menahan air mata, Wiyanti mengharapkan kesembuhan bagi Maulana. Dia juga menantikan uluran tangan dari para dermawan agar putranya mendapatkan pengobatan yang maksimal. Terlebih lagi, kanker tulang membuat Maulana tidak bisa lagi sekolah dan bermain seperti anak remaja lain yang seusianya.


Sertu Wagimen yang masih di tempat mendampingi Maulana (penderita) dan Tuguh terus memberikan motifasi agar tetap kuat menghadai cobaan yang di derita pasien dan keluarga Teguh. 
 
Semua ini cobaan dan ujian dari Allah SWT, semoga di balik semua ini ada hikmah yang tersembunyi di kemudian hari.

Kami juga mengharapkan sumbangsihnya kepada masyarakat sekitar maupun masyarat dimanapun berada untuk memberikan uluran tangan dari para dermawan guna memperlancar dan pengobatan yang maksimal agar Maulana cepat sembuh sehingga dapat beraktifitas seperti biasa.

Senin, 28 Oktober 2019

Pentingnya Kemampuan Guru Dalam Memberikan Motivasi Terhadap Peserta Didik


H.Suyono,S.IP,M.SI (Wakil Bupati Batang) Saat Memberikan Arahan Pada Kunjungan Di SMP N 2 Gringsing




Batang -kplnewsmedia.blogspot.com - H.Suyono,S.IP,M.SI (Wakil Bupati Batang) bersama jajaran kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait, melasanakan kunjungan ke SMP N 2 Gringsing, senin 28/10/2019.

Dalam arahannya Wabub  meminta kepada guru untuk menjadai motivator, dan memiliki daya strum bagi siswanya untuk melakukan tindakan positif kreatif dan inovatif. 

Guru sekarang harus mampu memberikan dorongan dan daya strum bagi siswa untuk berimajinasi dan diaplikasikan sesuai dengan perkemabnagan zaman, kami mengajak kepada guru untuk didik siswa - siswinya dengan mentarnsformasikan ilmu - ilmu yang baru. 

Karena tidak hanya transformasi ilmu yang ada di buku diluar sana banyak ilmu yang harus di bagikan ke siswanya
Tambahkan ilmu lain yang bisa membentuk karakter, etika, moral dan budipekerti, karena saat ini informasi bisa dengan mudah didapatkan melalui media-media online yang bisa berpengaruhi negatif terhadap perubahan era modernisasi, guru harua bisa menganalisa siawanya sebagai aset bangsa untuk menggali potensi dan bakatnya, karena kalau pemudanya tidak memiliki bakat dan potensi diri maka bangsa ini tidak memiliki kemampuan yang baik. 

Sementara Kepala Sekolah SMPN 2 Gringsing  Satiman mengatakan jumlah total siswa reguler dan siswa SMP terbuka sebanyak 375 siswa, namun dengan jumlah siswa yang begitu banyak tidak diimbangi dengan fasilitas. 

Sarana dan prasarana sangat kami butuhkan, ada tiga ruang kelas rusak dannkurang nyaman untuk proaes belajar mengajar.

Dijelaskan pula bahwa sejak tahun 2018 sudah melaksanakan Ujian Berbasis Komputer secara mandiri dengan bantuan orang tua wali siswa. Dan tahun ini kita mendapatkan bantuan komputer dari pemerintah aekitar 20 komputer.

Suasana Kunjungan Wabub Di SMP N 2 Gringsing

Batang Memiliki Desa Percontohan Anti Politik Uang


Agung Wisnu Barata (Kepala Dispermades Kab.Batang) Saat Memberikan Sambutan Dalam Rakor Dengan Mitra Kerja




Batang -kplnewsmedia.blogspot.com-  Geliat pelaksanaan pesta demokrasi sehat tanpa politik uang susah mulai ada di wilayah kabupaten batang, hal tersebut bisa dilihat dari adanya desa percontohan, setidaknya itu bisa menjadi embrio pelaksanaan pesta demokarasi yang sehat,bermartabat, dan tentunya anti money politk, kedepannya di wilayah kabupaten Batang.

Keseriusan pemkab tersebut di tindaklanjuti oleh mitra Pemkab dari lembaga pengawas pemilu yaitu; Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Batang) kabupaten Batang, dengan membentuk tiga desa Pengawasan dan tiga desa anti politik uang. 

Tiga desa tersebut yakni;  Desa Bismo  Kecamatan Blado, Desa Kalisari Kecamatan Reban dan Desa Silurah Kecamatan Wonotunggal Untuk desa percontohan Pengawasan. 

Adapun desa percontohan anti politik uang meliputi Desa Sodong  Kecamatan Wonotunggal, Desa kemiri Barat Kecamatan Subah, Desa Kepuh Kecamatan Limpung. 

Ditetapkanya desa Pengawas dan desa anti money politik berdasarkan track record yang telah melaksanakan pilkades tanpa politik uang, dan riset kami untuk melihat keasliannya, budaya dan karakter masyarakat desaanya, jelas Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Achmad Suharto  Senin ( 28/10/2019).  

Enam desa yang kita bentuk sebagai desa Pengawas dan desa anti politik di harapkan menjadi  desa pelopor di Kabupaten Batang lanjutnya, sehingga kedepan bisa lebih banyak lagi.

Rencanaya enam desa tersebut kita launching bulan November 2019,
kita bentuk desa pengawas dan anti money politik tersebut bukan hanya formalitas saja, tapi terus berkelanjutan secara periodik untuk membangun posko pengawasan dan posko anti politik yang secara kontinu melakukan kegiatan di desa," jelas Achmad Suharto usai Rakor Mitra Kerja di Hotel Dewi Ratih Batang 
Sementara Kepala  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Agung Wisnu Barata mengatakan, Dispermades telah merekomendasikan 30 desa yang telah melaksnakan pilkades tanpa politik uang pada 29 September yang lalu, namun yang yang masuk enam desa untuk memberikan warna dieven pemilu yang lain. 

Ini luar biasa langkah terobosan Bawaslu dalam pengawasnya sampai  kedes masyarakat desa, selain mendapatkan rewads mereka mendapatkan sosialisasi pemahaman tentang pengawasan dan anti politik uang untuk merubah pola pikir masyarakat, jelas Agung Wisnu Barata. 

Ia juga meminta kepada pemegang kebijakan di Kabupaten Batang untuk memberikan reward kepada desa percontohan, hal ini agar desa lain tertarik bahwa tanpa politik uang desanya lebih makmur dan pemerintah lebih membwrikan perhatian khusus.

Pemkab Batang (Dispermades Batang) Dan Bawaslu Batang Dalam Rangka Rakor Mitra Kerja 

Tantangan Pemuda Di Era Revolusi Industri


Dr. H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) Saat Memimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Batang



Batang -kplnewsmedia.blogspot.com- Jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) kabupaten batang, menggelar upacara peringatan hari sumpah pemuda, yang bertempat di halaman pendopo kantor Bupati Batang, senin 28/10/2019.         

Dalam kesempatan tersebut nampak terlihat hadir diantarnya; Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang),H.suyono,S.IP,M.SI (Wakil Bupati Batang), Letkol. Kav.Henry R.J Napitupulu (Dandim 0736/Batang), Mayor Inf.Raji (Kasdim 0736/Batang), AKBP. Edi S.Sinulingga (Kapolres Batang) yang dalam hal ini diwakili oleh Kompol. Hartono (Wakapolres Batang), H.Nasihin,MH (Sekda Batang), beserta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , dan elemen masyarakat dari organisasi masyarkata dan pelajar.

Jajaran Forkompimda Batang Saat Mengikuti Upacara Hari Sumpah Pemuda 

Revolusi industri merupakan salah satu tantangan sekaligus harapan baru kedepan untuk generai muda.  

Pemuda diera revolusi industri sekarang dipaksa untuk melakukan sebuah perubahan inovasi dan memiliki kreatifitas dengan memanfaatkan informasi teknoligi, untuk hal - hal yang positif.

Bupati Wihaji dalam arahannya menyampaikan; Tantangan Pemuda Kabupaten Batang kedepan harus bisa menjadi inovator, inspirator dan tokoh tauladan bagi generasi pemuda.

Sebagai pemuda harus memiliki mimpi - mimpi yang besar dan jadilah tokoh nasional, karena di dalam mimpi yang besar ada tekad yang membara untuk dicapainya, walapun memiliki resiko yang cukup besar pula. 

Dalam mimpi yang besar memiliki resiko besar karena berbanding lurus, jangan pernah kita takut tantangan dan resikonya, tapi teruslah bergerak meraih mimpi untuk membangun Kabupaten Batang.

Pemuda Kabupaten Batang harus tetap menjaga kerukunan dan kondusifitas, karena kesejahteraan tidak bisa tercapai tanpa adanya kedamaian, dan kedamain tidak bisa tercapai tanpa adanya kerukunanan antar umat manusia.

Dalam kesempatan tersebut usai melaksanakan upacara hari pumpah pemuda, Bupati Wihaji bersama peserta upacara secara spontan ikut dalam Flash Mob tari Babalu untuk membangun semangat pemuda Kabupaten Batang. 

Tarian Babalu merupakan tarian tradisional khas Kabupaten Batang yang sudah ada sejak zaman perjuangan, sebagai media informasi sekaligus menyusun strategi dalam melawan penjajah, yang juga dilengkapi dengan seni musik, nyanyian dan sandiwara agar mudah dimengerti masyarakat.

Penampilan Flash Mob Seusai Upacara Sumpah Pemuda

Kamis, 24 Oktober 2019

Pentingnya Standarisasi Kompetensi Satpam



AKBP. Edi S.Sinulingga (Kapolres Batang) Membuka Diksar Satpam Gada Pratama


Batang -Kplnewsmedia- AKBP. Edi S. Sinulingga (Kapolres Batang) membuka pelatihan pendidikan dasar (Diksar) satpam gada pratama, yang bertempat di gedung pramuka batang, kamis 24/10/2019.

Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama yang di gelar jajaran Polres Batang ini dengan pola 232 jam, agar Satpam mempunyai standar kompetensi saat bertugas memberikan rasa aman, dalam membantu aparat kepolisian.

Kapolres Batang dalam sambutannya menyampaikan; Setiap anggota Satpam yang mempunyai tugas wajib memiliki keterampilan, kemampuan dan pengetahuan tentang tugas-tugasnya.

Perkembangan situasi Kamtibmas, akhir-akhir ini perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak, khususnya untuk pengamanan di lingkungan kerjanya. 

Oleh karena itu, sebagai bagian dari aparat keamanan harus siap memberikan pengamanan secara fisik maupun mental , apalagi saat ini modus kejahatan dan tingkat kejahatan makin meningkat secara kuantitas dan kualitas.

Kapolres mengharapkan melalui pelatihan Diksar Satpam ini, akan dapat mengurangi permasalahan yang dialami masyarakat.

Penyematan Tanda Peserta Secara Simbolis Oleh Kapolres Batang

AKP. Akhmad Almunasifi  ( Kasat Binmas Polres Batang) dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan;  Metode yang akan diterapkan kepada 83 anggota Satpam, agar memperoleh ijazah keterampilan yang dilaksanakan Diksar Satpam Garda Pratama harus berjumlah 232 jam. 

Materi yang disampaikan pun nantinya akan ada kesamaan dengan seorang anggota kepolisian. 

Pada prinsipnya saat melaksanakan tugas di lingkungan kerjanya, nanti bisa membantu tugas-tugas polisi. 

Baik dari segi pelaporannya, teknik membawa tahanan, termasuk bela diri, senam borgol dan tongkat Polri, semua praktik itu akan diberikan.

Untuk teori,  cara melaporkan kepada pimpinan mereka pun akan diberikan, hingga meneruskan ke jajaran aparat kepolisian. 

Karena tidak menutup kemungkinan, bahwa tugas Satpam akan ditindaklanjuti oleh anggota Polri.

Selama ini, mayoritas anggota Satpam hanya memperoleh pengetahuan tentang teori menjadi Satpam hanya secara mandiri dan belum pernah mendapat materi resmi dari tenaga ahli.

Semoga dengan mengikuti pelatihan Diksar Satpam Gada Pratama ini, mereka mempunyai keahlian semakin baik, sehingga para pengguna jasa Satpam akan merasa terbantu di lingkungan kerjanya.

Salah seorang anggota Satpam, Nuryasin menuturkan, setelah mengikuti pelatihan ini, akan lebih mengetahui cara-cara penanganan keamanan sesuai standar operasional prosedur.

Sebelumnya kan saya belum paham, tapi setelah mendapat materi dan praktik Diksar Satpam ini, tahu cara menangani tindakan yang mengganggu ketertiban umum.

Minimalisir Lakalantas Dengan Tertib Berlalulintas


Jajaran Satlantan Polres Batang Saat Menggelar Operasi Zebra Candi 2019



Batang -Kplnewsmedia- AKP. Doddy Triyanto (Kasatlantas Polres Batang) memimpin secara langsung operasi zebra candi 2019, yang bertempat di halaman kantor kecamatan kandeman kabupaten batang, Kamis 24/10/2019. 

Pelaksanaan giat Operasi Zebra Candi 2019, secara serentak digelar mulai 23 Oktober hingga 5 November, dalam pelaksanaan hari pertama operasi zebra di gelar di sebagai langkah untuk meminimalisasi angka kecelakaan lalu lintas.    

Kasatlantas Polres Batang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan; Kami melakukan giat razia rutin saat Operasi Zebra Candi, dengan meningkatkan intensitas sehari dua kali.

Antisipasinya, lanjut Kasat Lantas, agar menjelang perayaan Natal nanti, masyarakat pengguna jalan dan pengemudi kendaraan dapat tertib berlalu lintas serta bisa mematuhi peraturan lalu lintas.
Poin intinya demi keselamatan pengendara, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). 


Kalau sudah menimbulkan korban Laka Lantas itu, yang kasihan adalah keluarga kita sendiri.

Dijelaskanya, dilihat dari hasil data korban laka lantas terbesar adalah generasi milenial, di antaranya anak-anak pelajar.

Kasihan sekali kan kalau mereka sampai mereka menjadi korban, karena mereka adalah penerus bangsa kita ini, berdasarkan informasi dari para petugas di lapangan, ada sekitar 100 pelanggar, yang terjaring operasi. 

Pelanggarannya pun bervariasi antara lain kendaraan yang tidak lengkap, tidak membawa STNK dan SIM, ada yang tidak memakai helm hingga melawan arus,
kami mengimbau agar seluruh masyarakat Batang mematuhi peraturan lalu lintas, karena kalau selamat sampai ke tujuan, supaya bisa bertemu kembali dengan keluarganya.

Sementara itu, salah seorang karyawati swasta, Widyawati yang terjaring Operasi Zebra Candi menuturkan, selama kurang lebih satu setengah tahun dirinya lupa belum memperpanjang STNK. 
Dia mengaku menyesal karena belum memperpanjang STNK. 

Rencananya setelah ini akan langsung mengurus perpanjangan STNK gitu lho mas. Pokoknya saya minta maaf, karena terburu-buru mau berangkat kerja, jadi lupa nggak meriksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Widyawati menyarankan, supaya tidak mengalami nasib terjaring operasi, sebaiknya sebelum bepergian mengendarai sepeda motor, selalu memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan.

Teliti sendiri lah, karena itu untuk kepentingan sendiri mas. Biar Indonesia sadar hukum gitu aja.


Para Pelanggar Lalin Pada Operasi Zebra Candi 2019

Sabtu, 19 Oktober 2019

Turnamen Bola Voli Koramil Warungasem Cup


Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang) Saat Memberikan Arahan Dalam Pembukaan Bola Voli  Koramil Warungasem Cup




Batang –kplnewsmedia-  Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang) secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Putra Koramil 11/ Warungasem Kodim 0736/Batang Cup Tahun 2019 yang berlangsung di Desa Pejambon Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Sabtu 19/10/ 2019. 

Pada saat pembukaan di tandai dengan servis bola oleh Iptu. Akhmad (Kapolsek Warungasem Polres Batang),yang di dampingi oleh Mayor Inf.Raji (Kasdim 0736/Batang),Kapten Inf.Gunawan ( Danramil 11/Warungasem),Lukman (Kadea Pejambon), Khamidah (Anggota DPRD Batang).

Simbolis Pembukaan Berupa Servis Pertama Oleh Kapolsek Warungasem




Gelaran turnamen ini diikuti 16 klub dari Kabupaten Batang  dan kabupaten tetangga, yakni Pekalongan.

Sesuai jadwal  turnamen yang dipusatkan di Lapangan Desa Pejambon tersebut, berlangsung selama 2 hari dari tgl 19 s/d  20 Oktober 2019 dengan menggunakan sistem gugur.

Mayor Inf. Raji dalam sambutannya, mengapresiasi gelaran yang dilaksanakan Koramil 11/Warungasem yang merupakan satuan dibawah Kodim 0736/Batang dengan  bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan seperti ini saya harapkan bisa dilaksanakan tiap tahun,selain untuk menyeleksi tim terbaik, dan mencari bibit-bibit pemain,kegiatan ini juga untuk memperkokoh semangat  persatuan serta mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Turnamen itu  dapat menjadi tontonan menarik bagi masyarakat sekaligus untuk mengolah ragakan masyarakat dan memasyarakatkan olah raga.

Kegiatan ini sebagai  ajang menjalin silaturahmi. Karena itu Saya harapkan berjalan lancar, aman dan sukses,” pesan orang nomor 2 di Kodim Batang tersebut.

Sementara itu Danramil 11/Warungasem, Kapten Inf Gunawan  mengungkapkan turnamen itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-74 TNI 5 Oktober lalu.

Mudah-mudahan dengan turnamen yang Kami laksanakan ini menciptakan hubungan ataupun komunikasi yang baik antaraTNI dan masyarakat, dengan dukungan masyarakat diharapkanTNI lebih profesional dan menjadi kebanggaan rakyat.

Para Peserta Dan Offocial Saat Pembukaan

Pengenalan Kedisiplinan Dan Tertib Berlalulintas Sejak Usia Dini


Anggota Satlantas Polres Batang Saat Menerima Kunjungan Dari Murid-murid Taman Kanak-kanak




Batang -Kplnewsmedia- Kantor Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Batang, kedatangan ratusan anak usia dini dan walimuridnya masing-masing, dalam rangka pengenalan tentang lingkungan kepolisian, khususnya kantor Satlantas Polres Batang, Sabtu 19/10/10.

Ratusan murid tersebut  berasal dari Taman Kanak-Kanak (TK) Pertiwi dan TK Al Hikmah Batang.    
Raut muka anak-anak terlihat sangat senang dan antusias saat diajak berkeliling kota menggunakan mobil Patwal oleh petugas Polisi Lalu lintas Polres Batang.


Anak-anak nampak senang dan antusias Saat Di Ajak Berkendara Dengan Mobil Patwal




AKP. Doddy Triantoro (Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang), melalui  Ipda. Danang Primayanto (Kanit Patroli) mengatakan, kunjungan dari anak-anak TK Pertiwi dan TK Al Hikmah, untuk mengenalkan kepada mereka tentang lingkungan kepolisian, khususnya Kantor Satlantas.

Di sini mereka kami kenalkan tentang kedisiplinan agar tertib berlalulintas, sejak usia dini. Tujuannya supaya tahu bahwa saat mengendarai sepeda motor harus memakai helm standar. 

Mereka juga mengenal lampu pengatur lalulintas, sehingga akan tertanam jiwa kedisiplinan saat dewasa nanti.

Menurut Danang, anak-anak TK merupakan penerus bangsa, dan diharapkan bisa menjadi generasi yang patuh saat dewasa menjadi pribadi yang disiplin berlalulintas, cinta kepada keluarga dan cinta terhadap tanah air.

Semua itu berawal dari anak sejak usia dini. Menanamkan karakter anak sejak dini, nantinya akan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi saat memasuki usia dewasa.

Ia menambahkan, dari semua kegiatan yang diikuti, anak-anak lebih menyukai saat ikut menumpang di mobil Polisi Lalulintas.

Sementara itu, salah seorang wali murid, Tutik menuturkan, kegiatan polisi yang memberikan sosialisasi tentang kedisiplinan berlalulintas kepada anak, sangat baik, karena pada awalnya polisi memang diperuntukkan bagi masyarakat.

Anak-anak bisa belajar mandiri, disiplin dan mengetahui tata cara berlalulintas yang benar sejak dini.

Menurut dia, melalui kegiatan Polisi Sahabat Masyarakat, akan lebih mudah menanamkan rasa kedisiplinan kepada anak.

Suasana Penggenalan Kedisiplinan Dan Tertib Lalulintas Saat Kunjungan Murid-murid TK

Jumat, 18 Oktober 2019

Kepedulian Sosial Sang Bupati


Dr.H.Wihaji Saat Berkunjung Ke Salah Satu Rumah Warga Yang Mengalami Kesulitan



Batang -Kplnewsmedia- Sebagai seorang pemimpin daerah , kepedulian sosial merupakan salah satu hal yang sangat di nantikan oleh rakyatnya.    

Salah satu contoh kepedulian sosial di laksanakan oleh Bupati Batang Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd, yaitu meski ditengah padatnya jadwal kegiatanya kedinasan, sengaja meluangkan waktu untuk bertemu Nafisa Alfa Azzahra (5th) anak pasangan Tuyono dan Karmiti warga Dukuh Gembyang RT 01/ RW 04 Desa Kalimanggis Kecamatan Subah Jumaat 18/10/2019.

Nafisa Alfa Azzahra sudah lima bulan menderita tumor mata cukup parah, selaput bola matanya membengkak melebihi besarnya bola pingpong. 

Saya sengaja hadir untuk memberikan semnagat kepada Adek Nafisa dan keluarganya, mereka tidak sendiri karena Pemkab Batang akan mengawalnya untuk berobat.

Pemkab Batang berusaha berikhtiar membantu dan mendampinginya lanjutnya, dan harus dibantu secara cepat untuk dilayani di Puskesmas dan Rumah Sakit yang menangani dan berkordinasi untuk dikawal ke Rumah Sakit Karyadi Semarang untuk menjalani operasi. 

Saya harap bisa ditangani dengan cepat dan sembuh sehingga bisa beraktifitas kembali, ini menjadi kewajiban Pemkab untuk melayani sifatnya darurat dan prioritas demi kemanusiaan.

Dijelaskan pula Nafisa Alfa Azzahra rencana Senin 21 Oktobet 2019 mulai opname di Rumah Sakit Kariadi, dan selasa akan  ambil sampel jaringan untuk selanjutnya tindakan operasi.

Tuyono, ayah kandung Nafia Alfa Azzahra merasa terkejut ketika rombongan Bupati Batang bersma Istrinya Ny. Uni Kuslantasih Wihaji dan Ketua PMI Kabupaten Batang Achmad Tofik mengunjungi kediamanya. 

Ia merasa senang dan termotivasi untuk mengobati anak ketiga dari tiga bersaudara  yang berumur 5 tahun dan duduk bangku sekolah Taman Kanak - Kanak. 

Saya sangat senang atas kedatangan  Bupati Wihaji Bersama Ibu guna memberikan  bantuan dan do’a atas kesembuhan anak kami," uangkap Turyono yang keseharianya sebagai buruh cuci mobil.

Nafia Alfa Azzahra anak yang periang  dan sangat aktif, namun semenjak terkena tumor mata sangat menggangu aktifitasnya karena selaput bola matanya sakiin membesar dan terasa. 

Walaupun pengobatanya menggunakan BPJS, bagi yang berkenan bisa memberikan donasi langsung kepada keluarga.

Silatnas Petanesia


Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) Saat Membuka Silatnas Petanesia


Pekalongan -Kplnewsmedia- Organisasi Masyarakat Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) menggelar silaturahmi Nasional (Silatnas), yang di buka Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd( Bupati Batang), kegiatan tersebut  berlangsung di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan Jumaat  18/10/2019.

Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd dalam sambutannya menyampaikan; Negara kita merupakan negara besar, kita punya kewajiban untuk melanjutkan keberlangsungan mada sepan Bangsa.

Dihadapan dihadapan para Tokoh agama dan budayawan yang hadir Wihaji mengatakan, mengutip para tokoh agama dan budayawan  dari para kiyai dan gus bahwa ada negara yang lahir dari berbagau bangsa tapi ada bangsa yang melahirkan berbagai negara. 

Indoensia lahir dari berbagai bangsa dalam sejarahnya dan berkat pertolongan tuhan dari berbagai kebinekaan, perbedaan agama dan karakter, tokohnya serta pengorbannaya," katanya 
Oleh karena itu, saya sebagai salah satu pendiri Petanesia bersama pendiri lainya merasa handarbeni tentang Negara  Kesaatuan Republik Insoensia. 

Kumpulnya tokoh agama dan budayawan dari berbagai daerah untuk mendiskusikan tentang arah organisasi, rekomendasi Petansia kepada Indoensia , dan Fatwa Kebangsaan. 

M.Eko Setyono (Ketua Umum Petanesia) mengatkan, Sejarah Petanesia berangkat dari keprihatinan 13 tahun yang lalu Habibe Lutfi Bin Yahya tentang NKRI, yang ternyata saat sekarang lagi digoyah separatisme, radikalisme dan terorisme. 

Petanesia didirikan oleh Habib Lutfi Ali BinYahya, Mantan Bupati Batang Bambang Bintoro dan Bupati Batang Wihaji, Guntoro dan Hasyim bersepakat menentukan arah organisasi, tujuan dan fatwa kebangsaanya mau dibawa kemana.

Petanesia bukanya hanya terisi dari umat muslim saja tapi dari berbagai seluruh unat agama dan budayawan di seluruh Indoenaia  Yang hadir di silatnas untuk berdiskusi bareng untuk menentukan arah organisasi.  

Petanesia adalah milik kita dan milik Indoensia, dan hadirnya kita jelas menolak  separatisme, radikalisme, terorisme dan khilafah. Pancasila sudah final tidak bisa diganggu gugat dan kita akan mengawalnya.

Dijelaskan pula bahwa Petaniesia pergeraknya melalui sejarah dan budaya karena adat istiadat, tradisi bagian dari kecibtaan kita terhadap daerah sebagai jembatan kecintaan terjadao Tanah Air. 

Tentunya akan lahirlah  jiwa nasionalisme dan tumbuh pula jiwa negarawan, maka berkibarnya sang merah putih yang terkadang harga diri bangsa, jati diri bangsa dan kehormatan.

Perbaikan Kawasan Pesisir Pantai Jawa Tengah


Sekda Jateng Bersama Forkompimda Batang Dan Pihak Swasta Dalam Kegiatan Bersih Pantai Dan Penaman Magrove Di Pantai Sicepit



Batang -Kplnewsmedia- Sekretaris Daerah Provinsi Jawa tengah, Forum komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten batang, serta pihak swasta , dan elemen masyarakat melakukan perbaikan kawasan pesisir jawa tengah dengan melakukan penanaman mangrove, yang bertempat di pantai sicepit kel.kasepuhan kec.batang, kab.batng, jumat 18/10/19.        

Dalam kesempatan tersebut Sekda Provisni Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan sevanyak 77 persen kawasan Pesisir Pantai Jawa Tengah rusak dan hanya 23 persenya masuk kategori bagus. 

Di Jawa Tengah hanya 23 persen bagus dan untuk kawasan pesisir pantai 77 peraen rusak, saya paham betul karena baru - baru ini kita bahas paparkan di Belanda, dan Belanda siap membantunya.

Gerakan pencananagan penanaman mangrove harus harus dilaksanakan oleh stakeholder dan harus bersma-sama, dibantu oleh Perguruan tinggi, komunitas, swasta untuk melaskanakan dan melestarikan kawasan pesisir pantai  dengan menanam mangrove bersama. 

Gerakan tanam manrove adalah karya bersama antara Pemprov Jawa Tengah, Kabupaten Batang, BUMN, TNI, Polri dan ormas.

Ia juga mengatakan kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian bersma di kawasan pesisir pantai, karena sudah banyak yang rusak hutan mangrovenya. Maka kita tanaman bersma dan pelihara, sehingga periode berikutnya tinggal menanam dan memelihara. 

Gerakan ini jangan hanya pandai menanam tapi tidak pandai merawat," jelasnya. 

Gerakan tanama manrove tersebut juga dibarengi dengan gerakan memungut sampah, karena kita sudah dalam kondisi raturat sampah. Dalam konggres sampah nasional dihasilkan sepakat untuk membangkitkan partisipasi masyarakat dengan membuang sampah dengan benar agar lingkunganya lestari menuju masyarakat sejahtera. 

Sementara Bupati Wihaji dalam kesempatan yang sama mengatakan, rasa terimakasihnya kepada Pemerinrah Provinsi Jawa Tengah yang telah menunjuk dan membwrukan program penanaman mangrove di Kabupaten Batang. 

Saya juga berharap, gerakan ini tidak hanya menanam tapi memelihara. Karena bagian dari menjaga dan cibta terhadap lingkungan.

Pemkab Batang memiliki program wisata lanjutnya, yang tentunya nyambung dengan gerakan menanam dan merawat tanaman mangrove. 

Kita akan menata tanaman mangrove sebagai deatinasi hutan mangrove, yang tentunya jiga bisa untuk pusat edukasi.

Sementara itu dari pihak swasta yaitu Direktur Utama PT Phapros, Tbk, Barokah Sri Utami, menyampaikan fungsi ekosistem bakau sebagai ruang terbuka hijau, penangkal polutan dan pencegah abrasi sangat penting. 

Namun, saat ini kami lihat bahwa eksosistem bakau pesisir pantai Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Batang keadaannya sangat memprihatinkan. 

Sehigga diperlukan penanaman bakau agar di masa depan terbentuk ekosistem bakau yang baik dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Emmy menambahkan bahwa Phapros berkomitmen menjadi perusahaan yang baik secara people, planet, prosperity, peace, dan partnership seperti yang tertuang dalam konsep pembangunan berkelanjutan.

Oleh karena itu, penanaman pohon bakau ini merupakan salah satu cara untuk menjalin kemitraan dengan masyarakat agar bersama – sama  merawat lingkungan sehingga menjadi terjaga kelestariannya dan bisa memberikan dampak ekonomi yang positif. 

Sejak 2011 hingga 2015 jumlah pohon bakau yang telah ditanam Phapros bekerja sama dengan sejumlah pihak sebanyak 532.000 batang dan tersebar di wilayah pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Batang. 

Kepedulian Phapros terhadap ekosistem pantai juga ditunjukkan dengan mengelola sebuah kawasan hutan bakau bernama Maroon Mangrove Edu Park seluas 1,5 hektar dan membina kelompok tani bakau bernama Mekar Tani Lindung (METAL) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pernyataan Sikap Forkompimda Dan Elemen Masyarakat Batang

 

Sekda Jateng,Forkompimda Batang Serta Elemen Masyarakat Batang Saat Deklarasi Pernyataan Sikap




Batang -kplnewsmedia- Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Batang dan Elemen Masyarakat dari unsur organisasi masyarakat (Ormas) deklarasi mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf, dan menolak aksi radikalisme , yang dalam kesempatan tersebut juga disaksikan oleh Sekda Provinsi Jawa Tengah, bertempat di kawasan Pantai Si Cepit Kelurahan Kesepuhan Kecamatan Batang, Jumat 18/10/2019.

Deklarasi tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan  apel penanaman Mangruve , serta melepaskan burung merparti, yang menyimbolkan cinta, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan NKRI. 

Sekda Jateng Sri Puryono dalam kesempatan tersebut;  mengatakan deklarasi dukungan pelantikan tersebut merupakan bentuk pengejawantahan demokrasi yang secara kontutisional telah di menangkan oleh pasangan Jokowi-Ma'ruf Amien, maka sudah wajib sebagai warga negara Indoenaia mendukung Presiden terpilih. 

Pemilihan presiden telah dimenangkan oleh pasangan Jokowi-Ma’ruf Amien, maka seluruh ralyat harus mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. 

Sekda Provinsi Jawa Tengah juga menolak semua aksi anarkisme dan terorisme, dengan terus berupaya menumpas sampai ke sel - sel. 

Pemerintah juga mencetak kader - kader Bangsa dari anak hingga dewasa sampai menjadi anggota masyarakat supaya baik
Kita tanamkan dari dini kepada kader - kader Bangsa yang harus tetap menjaga NKRI, Pancasila adalah idiologi negara yang tidak bisa ditawar lagi. 

Untuk menumpas dan meminimalisir paham radikalisme di Jawa Tengah harus melibatkan semua masyarakat smapai ketingkat desa, dari Babinsa, Babhinkamtibmas yang sudah kita berikan panduan agar tertib dalam berbangsa dan bernegara. 

Jadi kalau ada tamu dua kali 24 jam ada yang mencurigakan segera laporkan, kalau desa sukses sebagai miniatur negraa makan Kabupaten, Provinsi dan negara pasti sukses.

Bupati Batang Wihaji dalam kesempatan yang sama menambahkan, sejarah bangsa Indonesia lahir dari berbagai kebaragaman dan kebinakaan tetapi tetal bersatu dalam bingkai NKRI dan lagir bukan karna konsep radikalis. 

Tetap jaga NKRI dan konduaifitas wikatah kita masing- masing, kalau ada yang mencurigakan dengan mengajarkan atau mengajak ke radikalisme segera laporkan ke pihak keamanan yakni Polsek, Koramil dan jangan melakukan tindakan main hakim sendiri. 

Forkompimda bersama seluruh masyarakat Kabupaten Batang mendukung pelantikan presiden periode 2019-2024.

Pelepasan Burung Merpati Oleh Sekda Jateng Dan Forkompimda Batang

Galian C Dan Kekeringan


H.Suyono,S.IP,.M.Si (Wakil Bupati Batang) Saat Meninjau Salah Satu Bendungan Di Wilayah Kec.Limpung Kab.Batang



Batang -Kplnewsmedia- H.Suyono,S.IP,.M.Si (Wakil Bupati Batang) bersama kepala organisasi pimpinan daerah (OPD) terkait dan jajarannya, melaksanakan tinjauan ke beberapa sungai dan bendungan di wilayah kecamatan limpung kabupaten batang, kamis 17/10/2019.                

Dalam kesempatan tersebut Wabub Suyono menyampaikan ; Usaha tambang Galian C yang beroperasi disekitar Sungai Petung  Desa  Donorejo Kecamatan Limpung, diduga menjadi penyebab keringnya ratusan hektar sawah petani diempat desa. 

Tidak hanya itu kemarau panjang juga ikut menjadi salah satu faktor keringan. 

Saya telah mendapatkan laporan irigasi sungai petung banyak dikeluhkan petani, karena sawahnya mengalami kekeringan, oleh karena itu, saya harus melihat langsung penyebab kekeringan. 

Dari hasil kita kelapangan memang harus ada normalisasi sungai lanjutnya, agar aluran sungainya bisa normal dan air mengalir tanpa hambatan yang menjadai tanggunjawab Pemkab. 

Saya juga berharap pengusah galian c untuk bisa membantu agar aliran sungai bisa normal kembali, karena sudah banyak kritikan masyarakat karena seakan - akan Bupati dan Wakil Bupati menerima sesuatu dari galian c.

Pemkab tetap akan melindungi masyarakat petani agar sawahnya dapat teraliri air, sehingga sawahnya bisa panen sesuai harapanya. 

Saya himbau rekan - rekan pengusaha galian c tetap merawat irigasi dan membantu normalisasi serta reklamasi dilaksnakan sesuai jadwal yang menjadai tanggunganya.

Suyono juga menjelaskan bahwa sesuai dengan data untuk Bendungan Bibit Sungai Petung, dapatvmengairi sawah sekitar 320 hektar di Desa Sempu, Desa Donirejo, Limpung dan Banyuputih. 

Kalau di Perda yang baru ada larangan mrngambil batu di aliran sungai, karena untuk menjaga ekosistem alam. 

Saya juga berharap ada kerjasma rekan pengusaha galian c bareng melindungi petani agar sebelum musim hujan untuk segera dinormailasi. 

Triadi Susanto  ( Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang ) dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan;  Irigasi Sungai Petung untuk mengaliri sawah ratusan hektar dan berdasarkan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah No. 7 tahun 2011 Kabupaten Batang, wilayah Kecamatan Limpung tidak termasuk wilayah yang ditambang pasir dan batu. 

Oleh karena itu, kita akan menanyakan usaha galian c, karena yang memiliki kewenangan mengeluarkan ijin Pemerintah Provinsi. 

Maka akan kita koordinasi dengan Pemprov. Idealnya galian c harus sesuai dan benar dengan syarat tata ruangnya, dan harus mengantongi ijin serta harus ada kepala teknik tambang yang paham menggali dengan cara yang benar. 

Ada aturan Perda RTRW bahwa diatas Bendung sungai minimal jaraknya 1Km dan dibawah Bendung 500 meter, tapi yang terjadi malah galian c nya mendekat bendungan.

Rofi (Pelaksana Penambang  Galian C) yang ditemui dilokasi Rofi mengatakan, kesiapanya untuk membantu normalisasi Sungai Petung dengan menurunkan beberapa alat beratnya. 

Ada bendungan yang memang sudah hancur karena faktor alam dan cuaca yang rencananta diperbaiki oleh Pemprov. 

Namun di musim kemarau ini ada bebatuan yang membendung aliran sungai sehingga menghmbat air. 

Kalau dimintai bantuan untuk normalisasi kami siap membantu.

Danrem 071/WK Ingatkan Agar Anggota TNI Bijak Dalam Menggunakan Medsos


Kolonel Kav. Dani Wardhana,S.Sos,.M.M,.M.Han (Danrem 071/WK) Saat Memberikan Arahan Di Makodim 0736/Batang



Batang –Kplnewsmedia-  Kolonel Kav. Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han (Komandan Korem 071/Wiajaya Kusuma) didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071/Wijayakusuma Ny. Anita Dani Wardhana, memberikan pengarahan kepada Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0736/Batang, bertempat di Aula Makodim 0736/Batang, Jumat  18/10/2019.

Dalam kegiatan tersebut, nampak terlihat hadir mendampingi Danrem 071/WK anataralain;   Letkol Kav. Henry Rudi Judianto Napitupulu (Dandim 0736/Batang), Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang, Para Perwira Staf, Para Danramil, Para Anggota dan PNS, Ketua Persit KCK Cabang XXIV Kodim Batang Ny. Melina Siahaan beserta anggotanya.

Kolonel Kav. Dani Wardana,.S.Sos,.M.M,.M.Han, dalam kesempatan tersebut memberikan arahan mengingatkan kepada prajurit, PNS dan Persit untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial. 

Para prajurit, PNS dan Persit agar berhati-hati dalam mengupload suatu konten maupun memberikan komentar di media sosial. 

Jangan sampai mengupload hal-hal yang dapat merusak diri pribadi maupun institusi. 

Jangan mengupload hal-hal yang tidak pantas, Kita memiliki delapan wajib TNI yang salah satunya adalah menjaga kehormatan diri di muka umum. 

Prajurit, PNS dan Persit tidak mudah percaya dengan berita-berita hoaxs di media sosial. 

Apabila menerima suatu berita, agar di baca serta dipahami terlebih dahulu jangan langsung  di sebarluaskan.

Berkaitan dengan medsos kita harus bijak menyikapinya jangan mudah terprovokasi dengan situasi.

Jajaran Prajurit Kodim 0736/Batang Saat Menerima Arahan Dari Danrem 071/WK

FKUB Batang Menolak Radikalisme Dan Kekerasan


H.Subkhi (Ketua FKUB Kabupaten Batang)




Batang -Kplnewsmedia- Forum komunikasi kerukunan umat beraga (FKUB) Kabupaten Batang, menyatakan sikap agar semua elemen masyarakat menjaga kondusivitas dan kerukunan serta menolak radikalisme  dan kekerasan dalam bentuk apapun.                         
H. Subkhi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Batang, saat di hubungi  melalui sambungan telfon kamis 17/10/19 menyampaikan; Agar seluruh masyarakat supaya dapat menjaga kondusivitas dan kerukunan di Kabupaten Batang.

Utamanya dalam rangka menghadapi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, tanggal 20 Oktober mendatang.

H.Subhi menyatakan menolak keras adanya radikalisme maupun berbentuk kekerasan lainnya, yang dapat memicu terganggunya suasana batin bangsa Indonesia yang akan segera menghadapi pelantikan tersebut.

Saya kira hal ini menjadi penting sekali bagi semua pihak, karena Kabupaten Batang juga merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, apabila seluruh masyarakat dapat menjaga kondusivitas di wilayah, niscaya kondisi bangsa Indonesia akan aman dan kondusif.

Hati-hati Dalam Bermedsos


Mayor Inf. Amir (Pasi PuanTer Rem 071/WK) Saat berkunjung Ke Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang



Batang -Kplnewsmedia- Komando distrik militer (Kodim)  0736/ Batang berkesempatan mendapat kunjungan team dari Korem 071/ Wijaya Kusuma (WK) dalam Rangka Wasev Apwil yang di selenggarakan di Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang Batang, Kamis 17/10/19. 

Nampak terlihat hadir dalam kegaiatan teraebut antaralain; Mayor Inf.Amir (Pasi PuanTer Rem 071/WK) beserta jajaran, Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang), kapten Inf. Winarno (Pasi Ter Dim 0736/Batang) , Serta Kapten. Inf. Agung Budiono (Danramil 06/Tersono).

Dalam kesempatan tersebut Mayor Inf Amir (Pasi PuanTer Rem 071/WK) memberikan arahan kepada anggota Koramil 06/Tersono perihal maksud kunjungan ke Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batang.                  

Di sampaikannya bahwa kita harus hati - hati menanggapi permasalahan yang sedang viral di media sosial sekarang ini. 

Seperti mengkritisi hal - hal yang berkembang, apalagi mengkritisi pemerintah/pejabat, baik politik maupun yang lain.

Lanjutnya, kita sebagai anggota militer agar menjaga dan memberitahu keluarga kita berhati- hati menyikapi hal tentang politik ataupun yang sedang viral, kerja baik - baik, intinya Terutama babinsa tambah kinerja, gunakan tenaga untuk bekerja dengan baik. 

Karena Babinsa sudah mendapat Dukops, untuk saudara kita atau siapa aja yang mau mendaftar ke tentara,  hati - dengan postingan di medsos.





Suasana kunjungan Team Dari Korem 071/WK Di Koramil 06/Tersono Kodim 0736/Batng

Peningkatan Kemampuan Jajaran Satkowil Kodim 0736/Batang


Mayor Inf. Raji (Kasim 0736/Batang) Memberikan Arahan Saat  Kegiatan Pembinaan Rutin Jajaran Satkowil Kodim 0736/Batang




Batang -Kplnewsmedia- Jajaran satuan komando kewilayahn (Satkowil) yaitu Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0736/Batang mengasah  kemampuan dan mengikuti penyelenggaraan kegiatan pembinaan kesiapan aparatur wilayah dan kemampuan teritorial TW IV, yang bertempat di Ruangan Aula Makodim 0736/Batang, Kamis 17/10/19.

Ini merupakan kegiatan yang di gelar secara rutin di satuan Kodim 0736/Batang,  setiap tiga bulan dan diikuti oleh para Babinsa.          

Peranan Babinsa sangatlah penting karena merupakan ujung tombak dari  Kodim, yang  di  wilayah mampu mengaplikasikan tugas pokok sebagai prajurit pembina teritorial dalam rangka mendukung tugas pokok Komando Kewilayahan di bidang pertahanan dan ketahanan.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol.Kav.Henry R.J Napituplu (Dandim 0736/Batang) yang dalam hal ino di wakili Mayor Inf. Raji (Kasdim 0736/Batang) menyampaikan; Kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan merupakan kegiatan rutin untuk merefresh para aparat Babinsa agar dapat memahami tugas pokoknya di kewilayahan, selain itu juga untuk menyesuaikan dengan fenomena yang sedang berkembang di kewilayahan.

Aparat kewilayahan perlu memahami dan mampu melaksanakan tugas pembinaan teritorial. Oleh karena itu harus memiliki kesamaan langkah dan tindakan dalam menjalankan tugas, serta mampu berintegrasi dengan komponen bangsa lainnya. 

Mayor Inf.Amir (Ketua Tim Wasev) Saat Memberikan Arahan Serta Motivasi Pada Jajaran Satkowil Kodim 0736/Batang




Mayor Inf. Amir (Ketua Tim Wasev) dalam kesempatan yang sama, juga menyampaikan ;  Kegiatan ini untuk memberikan motivasi, dorongan kepada prajurit Kodim 0736/Batang dalam rangka mensukseskan tugas pokok aparat kewilayahan. Sebagai aparat kewilayahan prajurit Kodim 0736/Batang agar meningkatkan penguasaan wilayah, diantaranya, Geografi, Demografi dan kondisi sosial.

Tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. 

Selanjutnya  Kapten Inf. Winarno (Pasiter) dalam keampatan tersebut menuturkan, diharapkan para Babinsa mampu memahami tugas dan fungsinya sebagai Aparat Kewilayahan, sehingga tidak ada keraguan dalam mengaplikasikanya dilapangan. 

Pertajam kembali tugas dan tanggung jawab sebagai aparat Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil), guna menyamakan langkah, visi, misi dalam pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara, melalui tugas pembinaan teritorial diwilayahnya. Serta dapat terpelihara kemanunggalan TNI-Rakyat.

Suasana Pembinaan Jajaran Satkowil Kodim 0736/Batang

Rabu, 16 Oktober 2019

Siap Membina Generasi Emas Batang


Hardiyandri Iqbal N, S.Pd (Kepala SMK Muhammadiyah Batang) Saat Memberikan Apresiasi Terhadap Taruna Berprestasi




Batang -Kplnewsmedia- Setiap anak mempunyai potensi masing-masing di bidangnya, tantangan serta peluang dari setiap anak juga berbeda antara satu dengan yang lainnya, Optimalisasi serta bimbingan dalam belajar (Belajar Formal Di Sekolah/Belajar Non Formal ) tentunya mampu sebagai pemantik semangat belajar serta mengasaha potensi yang ada di setiap diri anak.  

Salah satu kebanggaan yang dimiliki oleh SMK Muhammadiyah Batang dan asset siswa daerah Kabupaten Batang, dialah Aruf Daib Hilmi kelas XI Jurusan Nautika Kapal Niaga yang memang memiliki banyak prestasi kejuaraan dibidang mata lomba tilawah. 

       Aruf Daif Hilmi (Taruna Berprestasi SMK Muhammadiyah Bagang)




Haryidandri Iqbal N,S.Pd (Kepala SMK Muhamadiyah Batang) saat di temui di kantornya rabu 16/10/19 menyampaikan ; Memang tahun ini kami persiapkan siswa dan taruna dari sekolahan kami yang memiliki potensi unggul untuk mengikuti banyak kejuaraan agar senantiasa mengangkat nama sekolah dan kabupaten batang, potensi itu kami persiapkan betul secara matang agar bisa terus ikut berpartisipasi dalam semua ajang kejuaraan.

Tidak hanya unggul dibidang tilawah saja ternyata, potensi Daib sapaan akrabnya ini juga banyak memiliki potensi terpendam salah satunya music, karate dan sebagainya. 

Potensi siswa pastinya tidak terlepas dari dukungan orang tuannya yang mensuport Ananda untuk senantiasa ditata sedemikian rupa sehingga menjadi anak yang patuh dan berbakti.

Kali ini sekolah akan mengirimkan Daib untuk mengikuti ajang perlombaan di tingkat Nasional yakni OlympiCAD Nasional VI Muhammadiyah tahun 2019 tanggal 26 s/d 28 Oktober 2019 di Universitas Muhammadiyah Semarang Imbuh Agustin Nur Hidayah Selaku wakil Kepala sekolah urusan Kesiswaan
OlympiCAD Nasional VI adalah salah satu ajang lomba ditingkat Nasional milik Persyerikatan Muhammadiyah yang memiliki beberapa cabang mata lomba, ada 21 yang tidak hanya untuk siswa saja namun kepala sekolah dan guru antara lain Matematika, IPA, Fisika, Kimia, Biologi, News Reading In English, Ismu In Arabic, Ismu In English, Otomotif (SMK), Robotika, Film Indie, Business Plan (SMA/SMK/MA), Karya Tulis Ilmiah Siswa (SMA/SMK/MA), Penelitian Tindak Kelas (PTK), Penelitian Tindak Sekolah (Kepala Sekolah), Majalah Sekolah, Desain Website, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Fahmil Qur’an (MPQ), Hifzhil Qur’an, dan Seni Tapak Suci.

Salah satu tujuan diadakannya lomba OlympiCAD Nasional adalah sebagai area silaturahmi sekolah Muhammadiyah yang ada di Indonesia sekaligus sebagai ajang pembuktian sekolah agar siap berkompetisi. Lomba diikuti mulai dari sekolah tingkat dasar sampai dengan tingkat menengah atas dan kejuruan. 

Semoga dengan persiapan yang matang dan kompetitif ditingkat sekolah akan menghasilkan bibit yang unggul setiap tahunnya dan kami optimis dapat mengambil 1 nomer dari mata lomba tilawatil qur’an.