Sabtu, 21 September 2019

Bupati Wihaji Membuka Acara Vertical Rescue PMI Kab.Batang

                      Bupati Wihaji Dalam Acara Pembukaan Vertical Rescue PMI Batang

Batang-Kplnewsmedia- Bertempat di areal obyek wisata pantai sigandu batang, H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) membula secara langsung kegiatan   Vertikal Rescue Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang,Sabtu 21/9/19.               
 Bupati Wihaji, dalam kesempatan tersebit menyampaikan; Stunting atau bayi dengan gizi buruk di Batang memang jumlahnya cukup banyak persentasenya mencapai 8 persen, namun demikian kasus ini juga terjadi disemua daearah bukan saja di Kabupaten Batang.
Oleh karena itu, Pemerinrah pusat, Provinsi hingga daerah untuk melakukan pengawalan terhadap kasus tersebut agar ada tidak terjadi lagi.
 Penyebab stunting di Batang karena rata - rata ibu hamil kurang asupan gizi, karena ada tradisi atau mitos yang selama ini menghantui ibu hamil dan ibu pasca melahirkan dan faktor ekonomi juga mempengaruhi.
Ada tradisi atau mitos yang diyakini masyarakat yang terkadang tidak baik untuk kesehatan, yakni waktu hamil atau pasca melairkan dilarang makan - makanan yang justru menjadi asupan gizi, seperti ikan laut, telur dan sebagainya, padahal ibu hamil dan ibu menyesui jelas harus makanan yang bergizi.
 Dinas kesehatan dan posyandu maupun lembaga lainya diharapkan gencar melakukan sosialiasi dampak buruk stunting, teruma di Desa Klewih Kecamayan Bandar yang cukup banyak kasus tersebut.
Saya perintahkan pada bidan desa mengawal betul ibu hamil dengan nginceng wong meteng, pastikan asupan gizi tercukupi, laporkan ke Puskesmas apabila mendapatkan ibu hamil atau bayi kurang gizi. Kami pastikan Pemkab akan bantu.

 Jangan ada masyarakat atau ibu hamil yang kekurangan gizi, apalagi sampai ada yang tidak bisa makan karena tidak ada yang dimakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar