Jumat, 27 September 2019

Bupati Batang Teken MoU Dengan KPK



Dr.H.Wihaji,S.Ag,M.Pd (Bupati Batang) Saat Teken MoU Dengan KPK




Batang-Kplnewsmedia- Dr.H.Wihaji,S.Ag,.M.Pd (Bupati Batang) dalam hal  ini mewakili Pemerintah Kabupaten Batang (Pemkab Batang), menandatangani MOU dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bupati dan Wali Kota Se-Jawa Tengah, yang berlangsung di Kantor Balaikota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah,Jumat 27/9/18. 

Korupsi merupakan perbutan yang tidak bermoral yang sudah masuk dalam karakter. 

Bagi banyak orang korupsi bukan lagi merupakan suatu pelanggaran hukum, melainkan sekedar suatu kebiasaan.

Untuk melakukan tindakan mitigasi dan pencegahan korupsi agar tidak menjadi budaya, Pemerintah Kabupaten Batang menjalin kerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang peraturan Bupati implementasi pendidikan anti korupsi. 

MoU tentang implementasi pendidikan anti korupsi dilaksnakan dalam Roadshow Bus KPK 2019 Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi, kegiatan tersebut juga disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Kerjasama ini merupakan komitmen Kami selaku Kepala daerah agar tercipta birokrasi bersih serta membentuk generasi muda yang memiliki integritas dan anti korupsi.

Kami berharap pendidikan anti korupsi bisa masuk dalam muatan lokal dalam pendidikan karakter di sekolah - sekolah, untuk materi anti korupsinya bisa mengambil atau mendonlowd dari KPK.
 
Ini ikhtiar KPK yang harus dan wajib kita tindak lanjuti untuk membentuk karakter Bangsa yang memiliki integritas. 

Supaya generasi Batang 5 tahun sampai 10 tahun generasinya benar - benar anti korupsi.

Selama ini setiap kali dalam Bupati mengajar mengampanyekan pendidikan karakter dan budi pekerti, karena dari pendidikanlah kualitas suatu Bangsa akan meningkat.
 
Dan pada tiga tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten Batang terkait transpransi anggaran direkomendasikan oleh KPK) sebagai pusat rujukan dalam penyelenggaraan pemerintahan bagi kabupaten/kota di Indonesia tiga tahun lalu. 

Rekomendasi KPK ini dinilai baik dalam penyelenggaraan daerah dengan sistem aplikasi E-Budgeting, e-planing, e- bansoso sampai dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara elektronik (E-SAKIP).

Arahan Dari Gubernur Jateng


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kegiatan ini merupakan hasil jadi provokasi  kami dengan berdiakusi dengan Bupati dan Wali Kota se Jawa Tengah untuk mitigasi pencegahan anti korupsi. 

Kita dorong bupati dan wali kota untuk komitemen tentang pendidikan anti korupsi, dan mereka tidak menolak karena sudah punya kesadaran dan komitmen yang kuat dalam mitigasi anti korupsi.
 
Ia juga mengatakan road show bus KPK jelajah negeri bangun anti korupsi bisa hadir sewaktu - wakti di daerah, tidak menunggu acara formal di dalam kelas maka gerakannya harus beragam dengan harapan muncul agen-agen anti korupsi.
 
Menurut saya bus KPK akan  datang secara tiba - tiba ke daerah, ini mengejutkan orang dan akan viral berbondong-bondong menyambut itu dan mungkin jauh lebih elegan dari pada kita nanti masuk kelas gaya penataran.

Sementara Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan Roadshow Bus KPK 2019 Jelajah Negeri Bangun Anti Korupsi sudah satu bulan hadir ke daerah - daerah.  Perjalanan bus KPK banyak membawa misi, untuk mendorong upaya pencegahan karena kita tidak ingin hanya menangkap orang tanpa melakukan pencegahan.
 
Ini merupakan pendidikan anti korupsi, untuk membentuk karakter anak - anak yang memiliki integritas, namun kita hanya mendorong dan memfasilitasi materi pendidikan anti korupsi yang bisa di dobloawd secara gratis," kata Alekxander Marwata
Ia juag menjelaskan bahwa ada survai lembaga internasional bahwa anak - anak yang didikan dilingkungan tidak beragama lebih toleran dibanding dengan anak yang didik di lingkungan agama. 

Oleh karena itu, pendidikan karakter dan anti korupsi harus masuk dalam mata pelajaran disekolah - sekolah, agar genarasi selanjut memiliki integritas, karena biaya pencegahan jauh lebih murah di bandingkan dengan melakukan tindakan korupsi.

Interaksi Dengan Dengan Pengunjung Yang Hadir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar